Jumat, 17 April 2026

Kolaborasi Jadi Kunci Pembangunan, Gubernur Bobby Nasution Tekankan Sinergi di HUT ke-78 Sumut

Kamis, 16 April 2026 12:53 WIB
Kolaborasi Jadi Kunci Pembangunan, Gubernur Bobby Nasution Tekankan Sinergi di HUT ke-78 Sumut
Gubernur Sumut Bobby Nasution foto bersama usai Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-78 Provinsi Sumut di Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Rabu (15/4/2026).

Medan (buseronline.com) - Gubernur Sumut Bobby Nasution menegaskan pentingnya kolaborasi dalam membangun daerah yang berkeadilan dan berdaya saing. Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-78 Provinsi Sumatera Utara di Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Rabu.

Dalam pidatonya, Bobby menyebut peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan demi mewujudkan Sumatera Utara yang unggul, maju, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

"Kita meyakini kolaborasi mampu menggerakkan potensi besar daerah, mulai dari wilayah pantai barat hingga pesisir timur, dari pegunungan Bukit Barisan hingga Kepulauan Nias," ujarnya. Ia hadir bersama Wakil Gubernur Sumut, Surya.

Mengusung tema "Satu Kolaborasi, Sejuta Energi", Bobby juga mengingatkan bahwa Sumatera Utara resmi berdiri pada 15 April 1948 berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1948. Saat ini, provinsi tersebut terdiri dari 33 daerah otonom, yakni 25 kabupaten dan 8 kota, dengan jumlah penduduk sekitar 15 juta jiwa.

Dari sisi pembangunan, berbagai indikator menunjukkan capaian positif. Pertumbuhan ekonomi Sumut tercatat 4,53% dengan kontribusi terhadap ekonomi Pulau Sumatera sebesar 23,52%. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 76,47 poin, lebih tinggi dari rata-rata nasional, sementara tingkat kemiskinan berhasil ditekan menjadi 7,24%.

Selain itu, gini rasio berada di angka 0,283 dan tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 5,32%. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tumbuh 5,23% dengan PDRB per kapita mencapai Rp78,31 juta. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup tercatat 73,96 poin, serta penurunan emisi gas rumah kaca mencapai 25,78 juta ton CO2e.

Di bidang tata kelola pemerintahan, Pemprov Sumut mencatat Indeks Pelayanan Publik (IPP) tahun 2025 sebesar 4,27 poin dengan kategori A- (sangat baik), meningkat dari tahun sebelumnya. Nilai SAKIP juga naik menjadi 69,11 poin dengan predikat B. Tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan pemerintah mencapai 95,62 poin.

Tak hanya itu, Pemprov Sumut kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk ke-11 kalinya secara berturut-turut sejak 2014 hingga 2025.

Meski mencatat berbagai capaian, Bobby menyoroti tantangan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor yang masih terjadi di sejumlah wilayah. Ia menekankan pentingnya penguatan mitigasi, penataan ruang, serta pembangunan infrastruktur pengendali banjir.

Ke depan, pembangunan Sumut akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), penguatan infrastruktur, serta pengembangan ekonomi berbasis potensi daerah melalui hilirisasi sektor pertanian, industri, dan pariwisata. Ia juga mengingatkan tingginya angka penyalahgunaan narkoba yang masih menjadi persoalan serius di daerah tersebut.

"Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian yang benar-benar serius dan berkelanjutan terhadap persoalan ini," tegasnya.

Pada kesempatan itu, Bobby bersama pimpinan DPRD Sumut turut menyerahkan bingkisan kepada para mantan gubernur, mantan Sekda, dan mantan Ketua DPRD, serta kepada kepala desa, lurah, tenaga kesehatan, tenaga pendidik, hingga pelajar berprestasi.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sumut, Sutarto, menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-78 Provinsi Sumatera Utara. Ia berharap provinsi tersebut semakin maju dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Semoga ke depan Sumut semakin baik, maju, dan masyarakatnya semakin sejahtera," ujar Sutarto.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu, unsur Forkopimda, para kepala daerah se-Sumut, serta tokoh masyarakat, pemuda, dan agama. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Investasi Rp54 Triliun Dorong Percepatan Dapur MBG di Seluruh Indonesia
Presiden Prabowo Bertemu Presiden Macron di Paris, Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral
Indonesia Perkuat Ketahanan Pangan di Tengah Ancaman Krisis Global
Kementan Perkuat Implementasi Nilai Ekonomi Karbon untuk Dorong Pertanian Rendah Emisi
KPK Kawal Penguatan Tata Kelola APBD Kota Mojokerto, Efisiensi Anggaran Capai Rp43,8 Miliar
Mentan Amran Tegur Lambannya Rehabilitasi Sawah Pascabencana di Padang Pariaman
komentar
beritaTerbaru