Jumat, 06 November 2026

Prabowo: Bila Perlu Anggaran Pertahanan dan Polri Dikurangi demi Hapus Kemiskinan

Sabtu, 18 Juli 2026 21:09 WIB
Prabowo: Bila Perlu Anggaran Pertahanan dan Polri Dikurangi demi Hapus Kemiskinan
Presiden Prabowo Subianto usai memimpin panen raya serentak di Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Malang (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk terus melakukan efisiensi anggaran sebagai langkah mempercepat penghapusan kelaparan, kemiskinan, dan kemiskinan ekstrem di Indonesia.

Bahkan, jika diperlukan, anggaran sektor pertahanan dan kepolisian akan dikurangi agar kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo usai memimpin panen raya serentak di Kabupaten Malang, Jawa Timur.

"Kita harus hilangkan kelaparan. Kita harus hilangkan kemiskinan. Kemiskinan, apalagi kemiskinan ekstrem harus kita hilangkan. Insyaallah kita akan hilangkan. Kita akan hemat anggaran kita. Kita akan bikin efisien. Bila perlu, anggaran pertahanan kita kurangi, anggaran polisi kita kurangi, untuk menghilangkan kemiskinan," ujar Presiden Prabowo.

Menurut Presiden, kebijakan efisiensi anggaran merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mempersiapkan Indonesia menjadi salah satu negara terbesar di dunia pada 2045–2050. Untuk mewujudkan target tersebut, pemerintah harus memastikan generasi muda saat ini mendapatkan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan yang memadai.

"Anak-anak yang sekarang berusia sekitar 10 tahun, dalam 25 tahun mendatang akan menjadi inti bangsa Indonesia. Karena itu, mereka harus dipersiapkan dengan baik agar mampu membawa Indonesia menjadi negara maju," katanya.

Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa kekuatan sebuah negara tidak hanya diukur dari kemampuan pertahanan dan keamanan, tetapi juga dari tingkat kesejahteraan rakyat. Menurutnya, rakyat yang sehat, kuat, dan sejahtera merupakan fondasi utama pertahanan nasional.

"Pertahanan terbaik adalah rakyat yang kuat dan sejahtera. Kalau ada yang macam-macam dengan bangsa Indonesia, seluruh rakyat akan membela bangsa ini. Karena itu TNI dan Polri harus selalu hadir di tengah-tengah rakyat, termasuk petani dan nelayan," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyampaikan apresiasi kepada TNI dan Polri atas berbagai kontribusi nyata dalam membantu masyarakat, seperti pembangunan ribuan jembatan dan penyediaan titik-titik air bersih di berbagai daerah.

"Hari ini saya bangga dan terharu. TNI membangun ribuan jembatan, Polri juga membangun ribuan titik air. Kesulitan rakyat harus kita atasi bersama," ucapnya.

Menutup pidatonya, Presiden Prabowo kembali menegaskan bahwa TNI dan Polri merupakan institusi milik rakyat yang harus selalu berpihak pada kepentingan masyarakat.

"Ini Indonesia. TNI dan Polri milik rakyat. Kesulitan rakyat harus kita atasi. TNI dan Polri harus mengatasi kesulitan rakyat," tegas Presiden. (DKI1)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
PAD dari Sewa Alat Berat PUTR Toba Capai 70 Persen hingga November 2026
Foksi Imbau Masyarakat Tetap Tenang Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran Sukoharjo
Satgas Damai Cartenz Ungkap Dua Video Kekerasan di Papua Rekaman Lama, Warga Diminta Waspada Hoaks
Prabowo Prihatin Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal, Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP
848 Wajib Pajak Manfaatkan Program Bebas Denda PBB-P2, Pemkab Toba Kumpulkan Rp432,8 Juta
Bupati Taput Apresiasi 65 Tahun Bank Sumut, Dorong Kemudahan Akses KUR bagi UMKM
komentar
beritaTerbaru