Selasa, 18 Agustus 2026

Prabowo: Bila Perlu Anggaran Pertahanan dan Polri Dikurangi demi Hapus Kemiskinan

Sabtu, 18 Juli 2026 21:09 WIB
Prabowo: Bila Perlu Anggaran Pertahanan dan Polri Dikurangi demi Hapus Kemiskinan
Presiden Prabowo Subianto usai memimpin panen raya serentak di Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Malang (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk terus melakukan efisiensi anggaran sebagai langkah mempercepat penghapusan kelaparan, kemiskinan, dan kemiskinan ekstrem di Indonesia.

Bahkan, jika diperlukan, anggaran sektor pertahanan dan kepolisian akan dikurangi agar kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo usai memimpin panen raya serentak di Kabupaten Malang, Jawa Timur.

"Kita harus hilangkan kelaparan. Kita harus hilangkan kemiskinan. Kemiskinan, apalagi kemiskinan ekstrem harus kita hilangkan. Insyaallah kita akan hilangkan. Kita akan hemat anggaran kita. Kita akan bikin efisien. Bila perlu, anggaran pertahanan kita kurangi, anggaran polisi kita kurangi, untuk menghilangkan kemiskinan," ujar Presiden Prabowo.

Menurut Presiden, kebijakan efisiensi anggaran merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mempersiapkan Indonesia menjadi salah satu negara terbesar di dunia pada 2045–2050. Untuk mewujudkan target tersebut, pemerintah harus memastikan generasi muda saat ini mendapatkan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan yang memadai.

"Anak-anak yang sekarang berusia sekitar 10 tahun, dalam 25 tahun mendatang akan menjadi inti bangsa Indonesia. Karena itu, mereka harus dipersiapkan dengan baik agar mampu membawa Indonesia menjadi negara maju," katanya.

Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa kekuatan sebuah negara tidak hanya diukur dari kemampuan pertahanan dan keamanan, tetapi juga dari tingkat kesejahteraan rakyat. Menurutnya, rakyat yang sehat, kuat, dan sejahtera merupakan fondasi utama pertahanan nasional.

"Pertahanan terbaik adalah rakyat yang kuat dan sejahtera. Kalau ada yang macam-macam dengan bangsa Indonesia, seluruh rakyat akan membela bangsa ini. Karena itu TNI dan Polri harus selalu hadir di tengah-tengah rakyat, termasuk petani dan nelayan," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyampaikan apresiasi kepada TNI dan Polri atas berbagai kontribusi nyata dalam membantu masyarakat, seperti pembangunan ribuan jembatan dan penyediaan titik-titik air bersih di berbagai daerah.

"Hari ini saya bangga dan terharu. TNI membangun ribuan jembatan, Polri juga membangun ribuan titik air. Kesulitan rakyat harus kita atasi bersama," ucapnya.

Menutup pidatonya, Presiden Prabowo kembali menegaskan bahwa TNI dan Polri merupakan institusi milik rakyat yang harus selalu berpihak pada kepentingan masyarakat.

"Ini Indonesia. TNI dan Polri milik rakyat. Kesulitan rakyat harus kita atasi. TNI dan Polri harus mengatasi kesulitan rakyat," tegas Presiden. (DKI1)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
HUT ke-81 RI, Presiden Prabowo Doakan Warga Terdampak Bencana
Bobby Nasution: Pengendalian Inflasi dan Pemerataan Pembangunan Jadi Makna Kemerdekaan
HUT ke-81 RI di Tarutung, Bupati Taput Tekankan Penguatan Ekonomi dan SDM
Bupati Tapanuli Utara Ajak Masyarakat Kembangkan Pariwisata Pulau Sibandang
Korlantas Polri Perkuat Akurasi Data BMN melalui Sinkronisasi SAKTI 2026
Stand Korsabhara Baharkam Polri Jadi Magnet Pengunjung Indo Security 2026
komentar
beritaTerbaru