Rabu, 03 Juni 2026

Kementan Perkuat Implementasi Nilai Ekonomi Karbon untuk Dorong Pertanian Rendah Emisi

Kamis, 16 April 2026 13:45 WIB
Kementan Perkuat Implementasi Nilai Ekonomi Karbon untuk Dorong Pertanian Rendah Emisi
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono dalam Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR RI di Jakarta, Selasa (14/4/2026).
Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah tengah menyusun regulasi turunan, termasuk Peraturan Menteri Koordinator Bidang Pangan terkait struktur Komite Pengarah NEK, serta Peraturan Menteri Pertanian tentang pelaksanaan instrumen ekonomi karbon di sektor pertanian.

Selain itu, Kementan juga tengah menyiapkan sejumlah peta jalan strategis, seperti Net Zero Emission sektor pertanian, Enhanced NDC, hingga peta jalan implementasi NEK.

Ke depan, Kementan akan memperkuat sistem Measurement, Reporting, and Verification (MRV) berbasis data real-time, mengembangkan praktik pertanian rendah emisi, serta meningkatkan kapasitas petani dan penyuluh dalam literasi karbon. Skema insentif ekonomi seperti carbon pricing dan pembayaran berbasis hasil juga akan didorong.

"Keberhasilan implementasi NEK membutuhkan sinergi lintas sektor, penguatan kelembagaan, serta dukungan kebijakan yang konsisten. Kami mengharapkan dukungan Komisi IV DPR RI agar kebijakan ini dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi petani," tutup Sudaryono.

Kementan optimistis, melalui implementasi NEK yang terarah, sektor pertanian tidak hanya mampu menjaga produksi dan ketahanan pangan nasional, tetapi juga meningkatkan daya saing Indonesia di pasar karbon global. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kementan Perkuat Pengawalan Produksi Pangan di Merauke
Presiden Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Kunjungan Kenegaraan ke Prancis
Kementan Pastikan Industri Sawit Tetap Normal, Harga TBS Petani Dijaga
Kementan Perkuat Pengawasan dan Penindakan Mafia Pangan
Kementan Perkuat Pengawalan Program Pertanian di 38 Provinsi Lewat BRMP
Pemkab Taput Pertahankan Opini WTP ke-12 Berturut-turut
komentar
beritaTerbaru