Jumat, 06 November 2026

Pemprov Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga Desember 2026

Minggu, 20 September 2026 19:25 WIB
Pemprov Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga Desember 2026
Kepala Bapenda Provinsi Jawa Tengah Muhamad Masrofi.
Masrofi menegaskan, relaksasi tidak menghapus pokok pajak kendaraan bermotor. Kebijakan hanya menghapus sanksi administrasi atau denda, termasuk sanksi administrasi yang berkaitan dengan SWDKLLJ sesuai ketentuan. "Pokok pajaknya tidak terhapus, tapi dendanya yang dihapus," tegasnya.

Dia mengajak masyarakat memanfaatkan program tersebut untuk melunasi tunggakan pajak kendaraan bermotor selama masa relaksasi.

Menurutnya, penerimaan pajak nantinya akan kembali kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan di Jawa Tengah, termasuk sektor infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

"Semua pajak yang diterima akan kembali untuk kepentingan rakyat," pungkasnya. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Polri Nonaktifkan Empat Personel Usai Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo
Polri Mutasi Tiga Pamen, Kapolres Sukoharjo Diganti Saat Propam Lakukan Pemeriksaan
Ahmad Luthfi Tampung Aspirasi Buruh dan Pengusaha, Bahas UMP-UMK Jawa Tengah 2027
Jawa Tengah Bidik Investasi Rp9,7 Triliun dari Investor Vietnam dan Tiongkok
20.521 Posyandu di Jawa Tengah Terapkan Enam SPM, Nawal Yasin Tekankan Pelayanan Berdampak bagi Masyarakat
848 Wajib Pajak Manfaatkan Program Bebas Denda PBB-P2, Pemkab Toba Kumpulkan Rp432,8 Juta
komentar
beritaTerbaru