Senin, 03 Agustus 2026

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Terminal LPG Tanjung Sekong, Pastikan Keandalan Pasokan Energi Nasional

Senin, 03 Agustus 2026 09:45 WIB
Komisaris Utama Pertamina Tinjau Terminal LPG Tanjung Sekong, Pastikan Keandalan Pasokan Energi Nasional
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan melakukan Management Walkthrough ke Terminal LPG Tanjung Sekong, Rabu (29/7/2026).
Sejalan dengan transformasi menuju bisnis yang lebih berkelanjutan, Terminal LPG Tanjung Sekong juga mengembangkan berbagai inisiatif dekarbonisasi, termasuk menjajaki pemanfaatan energi rendah emisi untuk mendukung kegiatan operasional.

VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan bahwa keandalan Terminal LPG Tanjung Sekong tidak hanya ditopang oleh infrastruktur modern, tetapi juga oleh komitmen seluruh pekerja dalam menerapkan standar operasional dan HSSE secara konsisten.

"Operational excellence terminal ini tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur, tetapi juga oleh disiplin operasional, penerapan HSSE, serta kesiapan seluruh pekerja dalam menjaga setiap tahapan distribusi LPG. Dari sinilah pasokan energi untuk masyarakat dapat terus terjaga," ujar Baron.

Melalui penguatan keandalan infrastruktur, penerapan standar keselamatan yang tinggi, serta transformasi operasional berbasis digital dan berkelanjutan, Pertamina terus memastikan distribusi LPG nasional berjalan aman, andal, dan berkesinambungan guna memenuhi kebutuhan energi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pertamina dan Pemprov Jabar Kembangkan Sampah Jadi Hidrogen dan Energi Bersih
Komisaris Utama Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi Lewat Kunjungan ke FT Tanjung Gerem
Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Nasional Lewat Hilirisasi dan Energi Rendah Karbon
Kadisdik Jabar: Pendidikan HAM Sejak Dini Cegah Perundungan dan Diskriminasi
Alika Tsuraya Wakili Jawa Barat di LKS Nasional 2026 Bidang Teknologi Desain Grafis
Pemko Bandung Berangkatkan 40 Warga Kerja ke Jepang, Subsidi Pelatihan Bahasa hingga Rp10 Juta
komentar
beritaTerbaru