Minggu, 04 Oktober 2026

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Terminal LPG Tanjung Sekong, Pastikan Keandalan Pasokan Energi Nasional

Senin, 03 Agustus 2026 09:45 WIB
Komisaris Utama Pertamina Tinjau Terminal LPG Tanjung Sekong, Pastikan Keandalan Pasokan Energi Nasional
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan melakukan Management Walkthrough ke Terminal LPG Tanjung Sekong, Rabu (29/7/2026).

Cilegon (buseronline.com) - PT Pertamina (Persero) terus memperkuat keandalan infrastruktur energi nasional melalui pengelolaan Terminal LPG Tanjung Sekong di Cilegon, Banten.

Dilansir dari laman Pertamina, sebagai salah satu Objek Vital Nasional, terminal ini memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan energi dengan memasok sekitar 35-40 persen kebutuhan LPG nasional dan melayani distribusi ke 63 kabupaten/kota di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Sumatera Selatan.

Untuk memastikan operasional berjalan optimal, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan melakukan Management Walkthrough ke Terminal LPG Tanjung Sekong, Rabu.

Kunjungan tersebut bertujuan meninjau langsung keandalan fasilitas serta memberikan apresiasi kepada para pekerja yang menjaga kelancaran distribusi LPG bagi masyarakat.

"LPG bukan sekadar komoditas energi, tetapi kebutuhan dasar yang menunjang aktivitas sehari-hari masyarakat. Karena itu, keandalan pasokannya harus terus dijaga agar rumah tangga, UMKM, hingga industri dapat beraktivitas tanpa hambatan. Terminal LPG Tanjung Sekong memegang peran penting dalam menjaga ketahanan energi nasional," ujar Iriawan.

Terminal LPG Tanjung Sekong mulai beroperasi pada 2012 dan dikembangkan menjadi Terminal LPG Refrigerated pada 2020. Berdiri di atas lahan seluas 12,9 hektare, terminal ini memiliki kapasitas penyimpanan mencapai 98.000 metrik ton (MT) yang didukung tiga dermaga berkapasitas 3.500-65.000 DWT.

Dengan throughput lebih dari 200 ribu MT setiap bulan, terminal ini menjadi salah satu pusat distribusi LPG terbesar di Indonesia.

Dalam kunjungannya, Komisaris Utama meninjau berbagai aspek operasional, mulai dari proses penerimaan dan penyimpanan LPG, sistem distribusi, hingga penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).

Ia menegaskan bahwa budaya keselamatan kerja harus menjadi prioritas utama dalam menjaga keandalan operasi dan keamanan seluruh fasilitas. Selain memastikan keandalan operasional, Pertamina juga terus mendorong peningkatan efisiensi melalui digitalisasi rantai pasok.

Pemantauan stok secara real-time serta optimalisasi waktu sandar kapal dilakukan untuk mempercepat distribusi LPG ke berbagai daerah sehingga pasokan energi bagi masyarakat tetap terjaga.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
SNT 7 Bogor Dorong Siswa Ciptakan Solusi Lewat Pembelajaran STEM
Pemprov Jabar Dorong Rebana Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Baru
Mendikdasmen Tinjau Revitalisasi SDN 1 Kedungjaya Cirebon
Pemprov Jabar dan OJK Dorong Peternak Ayam Petelur Naik Kelas Lewat Program EGG
Kompolnas Dorong Polri Bongkar Jaringan Sindikat Narkotika
Jabar Uji Sistem Rujukan Baru, Pasien Bisa Langsung ke RS Sesuai Penyakit
komentar
beritaTerbaru