Palembang (buseronline.com) - PT Pertamina (Persero) terus memperkuat budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai fondasi dalam menjaga keandalan operasional dan mendukung ketahanan energi nasional.
Dilansir dari laman
Pertamina, komitmen tersebut ditegaskan melalui pembukaan HSSE Jambore I Tahun 2026 bertema "Energizing One
Pertamina: Operational Capability Assurance" di HSE Training Center, Sungai Gerong, Palembang, Kamis.
Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, mengatakan pertumbuhan bisnis yang semakin pesat, pemanfaatan teknologi yang semakin kompleks, serta ekspansi operasi yang terus berkembang menuntut penerapan standar keselamatan yang semakin tinggi.
Menurut Simon,
Pertamina saat ini merupakan sistem besar yang menopang ketahanan energi nasional sehingga setiap target pertumbuhan harus didukung fondasi HSSE yang kokoh.
"Ketika kita berbicara tentang Pertamina hari ini, kita berbicara tentang sebuah sistem besar yang menopang ketahanan energi nasional. Semakin tinggi target yang ingin dicapai, semakin kokoh pula fondasi yang harus dibangun. Fondasi itu adalah HSSE," ujarnya.
Ia menegaskan, HSSE bukan sekadar kepatuhan terhadap prosedur, melainkan sistem yang memastikan seluruh kegiatan operasional berlangsung secara aman, andal, dan konsisten.
Simon juga mengungkapkan bahwa kinerja HSSE Pertamina sepanjang tahun 2026 menunjukkan tren positif. Meski demikian, ia mengingatkan seluruh insan Pertamina agar tidak lengah terhadap berbagai potensi risiko yang selalu ada.
"Dalam HSSE, capaian yang baik tidak boleh menimbulkan rasa lengah. Risiko selalu ada, sehingga disiplin dan kewaspadaan harus terus diperkuat. Kita harus selalu eling lan waspodo," katanya.
Sementara itu, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, menegaskan keselamatan harus menjadi nilai utama dalam setiap aktivitas operasional. Menurutnya, budaya keselamatan perlu diperkuat melalui peningkatan kompetensi pekerja, pembinaan berkelanjutan, serta investasi pada pelatihan dan sertifikasi.
beritaTerkait
komentar