Rabu, 23 September 2026

Prabowo: Indonesia Sudah Swasembada Pangan dan Siap Hadapi Tantangan Global

Rabu, 03 Juni 2026 16:40 WIB
Prabowo: Indonesia Sudah Swasembada Pangan dan Siap Hadapi Tantangan Global
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Gedung Pancasila, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada pangan dan kini lebih siap menghadapi tantangan global dibandingkan banyak negara lain.

Pernyataan tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Gedung Pancasila, Jakarta Pusat, Senin.

"Dan sekarang kita sudah swasembada pangan. Di mana banyak negara menghadapi kesulitan, kita sudah lebih siap," ujar Presiden Prabowo dalam pidatonya dilansir dari laman Kementan.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah dan menjadi salah satu produsen utama berbagai komoditas strategis dunia. Menurutnya, potensi tersebut harus menjadi modal besar untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat.

"Kita memiliki sumber daya alam yang luar biasa. Kita salah satu produsen terbesar mineral-mineral penting, tembaga, timah, emas, logam tanah jarang, kelapa sawit, batu bara, nikel, serta komoditas pertanian lainnya yang sangat penting," katanya.

Meski demikian, Presiden menilai kekayaan alam Indonesia selama ini belum sepenuhnya memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. Karena itu, pemerintah terus mendorong pembangunan ekonomi yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan berpihak kepada rakyat.

"Kita harus mengakui bahwa terlalu lama kekayaan kita tidak sepenuhnya bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. Terlalu lama sebagian nilai tambah atas sumber daya kita dinikmati di luar negeri," ujarnya.

Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya keberpihakan kepada petani sebagai ujung tombak ketahanan pangan nasional. Ia meminta agar kebutuhan petani, terutama pupuk, dapat dipenuhi secara tepat waktu dengan harga yang terjangkau. "Petani kita harus memperoleh pupuk yang tepat waktu dan harga yang benar," tegasnya.

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa penguatan ketahanan pangan nasional menjadi bagian penting dari strategi transformasi bangsa yang saat ini dijalankan pemerintah.

Strategi tersebut dilakukan melalui penguatan hilirisasi sumber daya alam, koperasi, serta pembangunan ekonomi desa. "Kita memperkuat hilirisasi sumber daya alam. Kita membangun ketahanan pangan nasional. Kita memperkuat koperasi dan ekonomi desa," kata Presiden.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Prabowo Dorong Pendidikan Negeri Gratis hingga Perguruan Tinggi
Kapolri Minta Keluhan Masyarakat Jadi Peringatan Dini untuk Pembenahan Polri
Pemerintah Targetkan Produksi E20 dalam Dua Tahun, Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu
Suahasil Nazara Tegaskan APBN Harus Sehat dan Kredibel
Prabowo Dorong BRICS Perkuat Industrialisasi Bersama, Indonesia Kini Jadi Eksportir Pangan
Presiden Prabowo Dorong Negara BRICS Ubah Kerentanan Menjadi Kekuatan
komentar
beritaTerbaru