Rabu, 15 Juli 2026

Pemkab Taput Serahkan Santunan Korban Kebakaran di Parmonangan

Jumat, 29 Mei 2026 20:15 WIB
Pemkab Taput Serahkan Santunan Korban Kebakaran di Parmonangan
Wakil Bupati Taput Deni Parlindungan Lumbantoruan saat menyerahkan santunan dari Kemensos RI kepada keluarga korban kebakaran di Aula Mini Kantor Bupati Taput, Jumat (29/5/2026).

Taput (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) menyerahkan santunan kematian dari Kementerian Sosial Republik Indonesia kepada ahli waris almarhum Lamser Simamora, korban meninggal dunia akibat kebakaran rumah tinggal di Desa Hutatinggi, Kecamatan Parmonangan.

Santunan tunai sebesar Rp15 juta diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr Deni Parlindungan Lumbantoruan MEng, di Aula Nini Kantor Bupati Tapanuli Utara, Jumat (29/5/2026).

Dalam penyerahan tersebut, Wakil Bupati menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi musibah tersebut.

"Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah. Meski tidak dapat menggantikan kehilangan yang dialami keluarga, kami berharap santunan ini dapat sedikit meringankan beban yang dirasakan," ujar Deni.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial RI atas perhatian dan respons cepat dalam membantu masyarakat terdampak musibah.

Selain menyerahkan santunan, pemerintah turut mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan lebih berhati-hati dalam penggunaan listrik dan pengelolaan api di lingkungan rumah tangga. (Galung)

Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
PT Angkasa Pura Indonesia Salurkan Bantuan Marching Band untuk SMPN 2 Simangumban
Prabowo Beri Harga Khusus BBM Rp15.000 per Liter bagi Nelayan Kapal 30–200 GT
Bupati Taput Tinjau Lokasi Tanggul di Jalan Diponegoro, Dorong Percepatan Penataan Kawasan
Bupati Taput Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Bahas Sensus Ekonomi 2026
Prabowo: Indonesia Tak Akan Makmur Jika Korupsi Masih Merajalela
Presiden Prabowo Benahi BUMN, Ratusan Perusahaan Tak Sehat Ditutup
komentar
beritaTerbaru