Di sisi lain, perlindungan terhadap petani juga diperkuat melalui kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Saat ini, rata-rata harga gabah di tingkat petani mencapai Rp6.815 per kilogram atau sekitar 4,85 persen di atas HPP yang ditetapkan pemerintah.
Kementerian Pertanian optimistis target serapan beras dapat tercapai karena potensi panen nasional masih tinggi dalam beberapa bulan ke depan.
Pada Mei 2026, potensi panen diperkirakan mencapai 929 ribu hektare atau setara 2,75 juta ton beras, sedangkan Juni diperkirakan mencapai 841 ribu hektare atau setara 2,47 juta ton beras.
Sementara itu, Ketua Komisi IV
DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto mengapresiasi langkah pemerintah dalam memperkuat cadangan pangan nasional.
Menurutnya, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang kini melampaui 5 juta ton menunjukkan kinerja pemerintah semakin kuat dalam menjaga stabilitas pangan dan harga gabah petani. "Hingga Mei 2026 stok CBP telah melampaui 5 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah," ujarnya.
Meski demikian,
DPR RI mengingatkan pemerintah agar tetap mewaspadai ancaman krisis pangan global akibat perubahan iklim, konflik geopolitik, dan gangguan perdagangan internasional. (R)
beritaTerkait
komentar