Jumat, 21 Agustus 2026

Stok Beras Nasional Capai Rekor Tertinggi, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Kian Kuat

Jumat, 22 Mei 2026 13:35 WIB
Stok Beras Nasional Capai Rekor Tertinggi, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Kian Kuat
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono usai mengikuti Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Di sisi lain, perlindungan terhadap petani juga diperkuat melalui kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Saat ini, rata-rata harga gabah di tingkat petani mencapai Rp6.815 per kilogram atau sekitar 4,85 persen di atas HPP yang ditetapkan pemerintah.

Kementerian Pertanian optimistis target serapan beras dapat tercapai karena potensi panen nasional masih tinggi dalam beberapa bulan ke depan.

Pada Mei 2026, potensi panen diperkirakan mencapai 929 ribu hektare atau setara 2,75 juta ton beras, sedangkan Juni diperkirakan mencapai 841 ribu hektare atau setara 2,47 juta ton beras.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto mengapresiasi langkah pemerintah dalam memperkuat cadangan pangan nasional.

Menurutnya, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang kini melampaui 5 juta ton menunjukkan kinerja pemerintah semakin kuat dalam menjaga stabilitas pangan dan harga gabah petani. "Hingga Mei 2026 stok CBP telah melampaui 5 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah," ujarnya.

Meski demikian, DPR RI mengingatkan pemerintah agar tetap mewaspadai ancaman krisis pangan global akibat perubahan iklim, konflik geopolitik, dan gangguan perdagangan internasional. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Ikut Seleksi Jadi PPPK Penuh Waktu Mulai 2027
Anggota Komisi IX DPR RI Dorong Keluarga Indonesia Terencana untuk Wujudkan Generasi Emas 2045
Pemkab Garut, BMKG, dan Komisi V DPR RI Gelar Sekolah Lapang Gempabumi Tingkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat
RUU Pusat Finansial Internasional Indonesia Disepakati Lanjut ke Paripurna DPR
KPK Siap Tarik Kembali Aset Rampasan Korupsi yang Tak Dirawat
Jateng Jadi Role Model Nasional CKG, Program Speling Dongkrak Partisipasi Masyarakat
komentar
beritaTerbaru