Senin, 06 April 2026

Bupati JTP Resmikan SPPG Muara Mandiri Taput, Dorong Peningkatan Gizi dan Ekonomi Lokal

EM Bukit MKes - Rabu, 04 Maret 2026 08:55 WIB
Bupati JTP Resmikan SPPG Muara Mandiri Taput, Dorong Peningkatan Gizi dan Ekonomi Lokal
Tampak JTP saat meresmikan SPPG Muara Mandiri, Rabu (04/03/2026).
Muara (buseronline.com) - Bupati Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat atau JTP meresmikan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Muara Mandiri di Desa Silalitoruan, Kecamatan Muara, Rabu.

Acara tersebut dihadiri Ketua TP PKK Ny Neny Angelina, unsur Forkopimda, Forkopimca, pimpinan perangkat daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda.

Dalam arahannya, Bupati JTP menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) fokus pada pemenuhan kandungan gizi anak sebagai bagian dari persiapan menuju Generasi Emas 2045.

Program ini tidak hanya meningkatkan kualitas gizi, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi lokal secara signifikan.

“Indikator utama program ini adalah pemenuhan kebutuhan gizi, bukan semata-mata porsi makanan. Tujuannya agar anak-anak kita tidak mengalami kekurangan gizi, sebagai bagian dari persiapan menuju Generasi Emas 2045,” ujar Bupati.

Bupati JTP menambahkan, Pemkab Tapanuli Utara berencana membangun sentra pertanian modern di Siborongborong untuk memasok bahan baku MBG.

Sinergi SPPG dengan Perseroda Pertanian, Dinas Pertanian, dan Dinas Ketahanan Pangan juga akan diperkuat agar kebutuhan bahan baku dapat dipenuhi secara mandiri oleh masyarakat.

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Tapanuli Utara, Syah Menan Lubis, menjelaskan bahwa saat ini terdapat 37 dapur SPPG di Tapanuli Utara dengan estimasi perputaran ekonomi sekitar Rp1 M per hari untuk kebutuhan bahan baku.

Masyarakat didorong memanfaatkan peluang ini dengan menanam komoditas pendukung menu SPPG. Di Kecamatan Muara, jumlah penerima manfaat diperkirakan mencapai 4.000 orang sehingga dibutuhkan dua dapur SPPG untuk optimalisasi layanan.

Pemerintah juga mendorong percepatan pembangunan SPPG di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), khususnya di Sibandang.

Tokoh masyarakat Op Modesty Siregar menyampaikan rasa senang dan bangganya atas kehadiran SPPG di Kecamatan Muara.

“Kami sangat senang dan bangga atas hadirnya SPPG di Kecamatan Muara. Program ini sangat menunjang kehidupan masyarakat, dan kami siap mendukung setiap kebijakan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara,” ujar Op Modesty.

Peresmian diawali dengan ibadah singkat, kemudian dilanjutkan dengan simbolisasi operasional SPPG. Pembangunan SPPG Muara Mandiri merupakan hasil kolaborasi antara Yayasan Jaringan Tapanuli Peduli Bona Pasogit dengan BGN.

Dengan hadirnya SPPG Muara Mandiri, pemerintah daerah menegaskan komitmen memperkuat ketahanan gizi masyarakat sekaligus memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal. (Galung)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
Alumni Pejuang Digital Dilepas Wapres dan Mendikdasmen, Beasiswa Negara Kembali ke Rakyat
Revitalisasi 19 Sekolah di Karangasem Selesai, Kemendikdasmen Tegaskan Keberlanjutan Program
Perkuat Posisi Jateng sebagai Pusat Batik Nasional, Nawal Yasin Ajak Pengrajin Berinovasi
Nawal Yasin Kunjungi Kampung Singkong Salatiga, Tekankan Inovasi UMKM Lokal
komentar
beritaTerbaru