Medan (buseronline.com) - Suasana penuh toleransi mewarnai kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kota Medan di Masjid As Sholihin, Jalan Sei Bilah, Kelurahan Babura Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Senin.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengaku terharu menyaksikan langsung kehidupan harmonis antara masjid dan gereja yang berdiri berdampingan di kawasan tersebut. Menurutnya, toleransi di lingkungan itu bukan sekadar slogan, melainkan telah menjadi napas kehidupan sehari-hari masyarakat.
“Masjid yang hari ini kita kunjungi salah satu yang paling unik di Kota Medan, karena tepat bersebelahan dengan gereja. Ini harus menjadi contoh baik buat kita semua, bagaimana masyarakat di sini dapat beribadah dengan tenteram. Bahkan saya lihat Ketua BKM dan pendetanya juga saling bersahabat,” ujar Rico Waas dalam sambutannya.
Ia menilai, kehidupan harmonis antara umat Muslim dan Nasrani di wilayah tersebut mencerminkan wajah sejati Kota Medan yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan.
“Kalau saja kita semua bisa berpikir terbuka dan berdamai seperti ini, alangkah indahnya bangsa kita,” ungkapnya yang disambut tepuk tangan masyarakat.
Salah satu momen yang berkesan bagi Rico Waas adalah ketika melihat jemaah masjid memanfaatkan lahan parkir gereja dengan nyaman. Ia menegaskan, sikap saling menghargai seperti itulah yang menjadi fondasi kekuatan Kota Medan.
“Tadi kita parkir di mana? Di gereja kita parkir. Nanti kalau gereja butuh bantuan, rekan-rekan BKM juga siap membantu. Inilah cara kita hidup di Kota Medan,” tambahnya.
Menutup sambutannya, dilansir dari laman Diskominfo Medan, Rico Waas mengajak seluruh masyarakat untuk terus memelihara persaudaraan dan saling peduli. Ia menekankan pentingnya persatuan sebagai kunci kemajuan bangsa.
“Di dalam darah kita semua mengalir Merah Putih. Kita sebangsa dan setanah air. Bangsa kita kuat kalau kita bersatu, bangsa kita maju kalau kita saling menghargai,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas menerima tanda kehormatan berupa rompi dari pengurus Masjid As Sholihin.
Ia juga menyerahkan sejumlah bantuan dari Pemko Medan, antara lain hibah Rp50 juta untuk renovasi masjid, bantuan sosial Rp10 juta beserta paket Ramadan, akta pendirian koperasi masjid, satu unit gerobak usaha, satu set rak buku dan buku-buku, satu set tenis meja, 100 polybag bibit cabai, serta santunan bagi anak-anak yatim piatu.
Selain itu, Pemko Medan membuka layanan publik gratis di lokasi kegiatan, meliputi pelayanan kesehatan, administrasi kependudukan (adminduk), serta pengurusan izin usaha.
Sebelumnya, Ketua BKM Masjid As Sholihin, H Kamal Basri Siregar, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan yang pertama kalinya bagi Wali Kota Medan ke masjid tersebut.
Ia menjelaskan, Masjid As Sholihin merupakan satu-satunya masjid di Kota Medan yang berdiri berdampingan dengan gereja.
“Hingga saat ini tidak pernah ada masalah dalam setiap pelaksanaan kegiatan keagamaan. Kami berharap masjid ini menjadi ikon Kota Medan yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi,” ujarnya.
Safari Ramadan Pemko Medan yang turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Medan, pimpinan perangkat daerah, Camat Medan Sunggal, serta para lurah setempat itu diisi dengan tausiah, salat Magrib berjamaah, dan buka puasa bersama. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
komentar