Jumat, 10 April 2026

Wali Kota Medan Apresiasi Kinerja 100 Hari Polrestabes dalam Pemberantasan Narkoba

Senin, 23 Februari 2026 01:18 WIB
Wali Kota Medan Apresiasi Kinerja 100 Hari Polrestabes dalam Pemberantasan Narkoba
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak didampingi Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas serta perwakilan Bea Cukai menunjukkan barang bukti hasil pengungkapan kasus dalam Konferensi Pers 100 Hari Pemberantasan Tindak Pidana Narkoba di
Medan (buseronline.com) - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak beserta seluruh jajaran atas capaian kinerja 100 hari dalam pemberantasan tindak pidana narkoba.

Apresiasi tersebut disampaikan Rico Waas saat menghadiri Konferensi Pers 100 Hari Pemberantasan Tindak Pidana Narkoba Polrestabes Medan dan Polsek jajaran di Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said, Sabtu.

“Atas nama Pemko Medan, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Berbagai kasus berhasil diungkap. Ini kerja nyata yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” ujar Rico Waas.

Dalam kesempatan itu, Kapolrestabes Medan Jean Calvijn Simanjuntak mengungkapkan bahwa selama 100 hari terakhir, Polrestabes Medan bersama Polsek jajaran berhasil mengungkap 526 kasus tindak pidana narkoba dengan total 718 tersangka.

Barang bukti yang diamankan antara lain sabu, ganja, pil ekstasi, pil Happy Five, cairan liquid vape yang mengandung narkotika, serta ratusan botol minuman beralkohol.

Deretan barang bukti tersebut dipamerkan dalam konferensi pers sebagai bentuk transparansi sekaligus bukti keseriusan aparat dalam memberantas peredaran narkoba.

Rico Waas menilai jumlah dan variasi barang bukti yang dimusnahkan menunjukkan kesigapan aparat dalam merespons laporan masyarakat serta konsistensi dalam menjaga keamanan kota. Ia menegaskan, keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi solid antara kepolisian dan masyarakat.

Perhatian khusus diberikan Wali Kota terhadap temuan narkotika jenis baru yang dikemas dalam bentuk liquid vape. Menurutnya, bentuk yang menyerupai produk umum tersebut sangat berbahaya karena berpotensi menyasar generasi muda.

“Ini sangat berbahaya. Dampaknya merusak fisik, mental, dan masa depan generasi muda. Ini menjadi atensi khusus bagi kami,” tegasnya.

Selain pemberantasan narkotika, Rico Waas menyebutkan Pemko Medan bersama kepolisian juga terus memperkuat pengawasan terhadap tempat hiburan malam guna memastikan seluruh aktivitas usaha berjalan sesuai aturan. “Jika ada pelanggaran tentu akan ditindak. Pengawasan ini akan terus kami lakukan bersama,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Rico Waas juga memaparkan perkembangan situasi keamanan Kota Medan yang menunjukkan tren positif. Angka kejahatan jalanan kategori 3C tercatat menurun 14 persen, dari 1.805 laporan menjadi 1.545 laporan.

“Penurunan ini menjadi indikator bahwa stabilitas keamanan kota semakin terjaga berkat kerja sama pemerintah, aparat, dan masyarakat,” jelasnya.

Pemko Medan menegaskan bahwa menjaga keamanan tidak hanya melalui penindakan hukum, tetapi juga melalui pembangunan berkelanjutan di bidang pendidikan, kesehatan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan penguatan sinergi dan komitmen bersama, upaya pemberantasan narkoba dan penciptaan rasa aman di Kota Medan diharapkan terus berjalan secara konsisten dan berkelanjutan. (P3)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Momen HUT ke-80 TNI AU, Pesawat Presiden Prabowo Dikawal Enam Jet Tempur
PMI Siap Salurkan Bantuan untuk Warga Iran
Pertamina Fasilitasi 1.346 Sertifikasi UMKM, Perkuat Daya Saing dan Akses Pasar
Pertamina Borong PROPER 2026, Sabet 14 Emas dan 108 Hijau
Jabar Bangun PSEL di Sarimukti dan Kayumanis, Sampah Diolah Jadi Listrik
Bupati Taput Tegaskan Disiplin ASN dan Optimalisasi Aset Daerah
komentar
beritaTerbaru