Medan (buseronline.com) - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara Kahiyang Ayu menyerahkan secara simbolis 135 kursi roda adaptif bagi anak penyandang Cerebral Palsy (CP) di 12 kabupaten/kota se-Sumatera Utara.
Penyerahan bantuan dilakukan bersama Direktur Global Village Foundation Andy Baracey di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman, Medan, Rabu.
Bantuan kursi roda adaptif tersebut merupakan sumbangan Global Village Foundation yang didukung Wheelchairs For Kids Australia. Sebanyak 135 unit kursi roda dengan nilai sekitar Rp742.000.500 ini merupakan tahap awal, dengan rencana penambahan hingga 1.000 unit sepanjang tahun 2026 sesuai ketersediaan data penerima yang valid.
Kahiyang Ayu menyampaikan apresiasi atas kepedulian lembaga internasional terhadap anak penyandang disabilitas di Sumatera Utara.
“Kami berharap bantuan ini bermanfaat bagi anak-anak untuk lebih mandiri, melihat dunia lebih luas, bersekolah, bersosialisasi, dan meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Andy Baracey menjelaskan organisasinya telah bekerja sama dengan Wheelchairs For Kids Australia sejak 2016 dalam mendistribusikan kursi roda adaptif gratis bagi anak-anak penyandang disabilitas di Indonesia.
Sejak 2021, dilansir dari laman Diskominfo Sumut, Global Village Foundation telah menyalurkan lebih dari 4.000 kursi roda di berbagai wilayah Indonesia, sementara secara global Wheelchairs For Kids Australia telah mendistribusikan lebih dari 70.000 unit ke lebih dari 90 negara.
Ia menambahkan kursi roda yang diberikan dirancang sesuai pedoman World Health Organization dan dapat disesuaikan dengan pertumbuhan anak.
Selain meningkatkan mobilitas, pemasangan yang tepat membantu pernapasan, pencernaan, mencegah malnutrisi, serta mengurangi risiko disabilitas tambahan.
“Dukungan kepada penyandang disabilitas bukan sekadar tindakan amal, tetapi wujud kemanusiaan, martabat, dan keadilan sosial,” katanya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Sumut Dwi Endah Purwati mengatakan bantuan disalurkan melalui Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Sebanyak 135 kursi roda adaptif disalurkan kepada penerima di berbagai daerah, antara lain Kota Medan 83 anak, Kabupaten Deliserdang 20 anak, Kabupaten Asahan 7 anak, Kota Tebingtinggi 1 anak, Kabupaten Batubara 1 anak, Kabupaten Langkat 7 anak, Kabupaten Karo 1 anak, Kota Pematangsiantar 12 anak, Kabupaten Samosir 1 anak, dan Kabupaten Tapanuli Utara 1 anak.
“Ini merupakan tahap awal dengan rencana tambahan hingga 1.000 unit sepanjang tahun 2026 sesuai ketersediaan data penerima yang valid,” ujarnya.
Endah berharap kolaborasi dengan TP PKK Sumut dapat memperkuat pendataan anak penyandang CP, mengingat masih terdapat keluarga yang menyembunyikan kondisi anak karena berbagai alasan. Data akurat diperlukan agar bantuan tepat sasaran dan mampu meningkatkan kualitas hidup mereka.
Secara medis, Cerebral Palsy merupakan gangguan perkembangan gerak dan postur tubuh akibat kerusakan atau gangguan pada otak yang sedang berkembang, baik sebelum kelahiran, saat persalinan, maupun setelah lahir, sehingga memengaruhi kemampuan seseorang mengontrol gerakan dan koordinasi tubuh.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli I TP PKK Sumut Titiek Sugiharti, Ketua Dharma Wanita Persatuan Sumut Evi Sulaiman Harahap, Ketua PKK Deliserdang Jelita Asri Ludin Tambunan, Ketua PKK Binjai Nurhayati Amir Hamzah, serta para orang tua penerima bantuan kursi roda. (R)
beritaTerkait
komentar