Senin, 06 April 2026

Pemko Medan Percepat Program “Medan Rapi Tanpa Kabel” di 12 Ruas Jalan

Agie HT Bukit SH - Rabu, 11 Februari 2026 01:00 WIB
Pemko Medan Percepat Program “Medan Rapi Tanpa Kabel” di 12 Ruas Jalan
Plt Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan Gibson Panjaitan (tengah) didampingi perwakilan Apjatel meninjau pemotongan kabel udara dalam program Medan Rapi Tanpa Kabel di Jalan Zainul Arifin, Medan, Senin (9/2/2026).
Medan (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus mempercepat pelaksanaan program Medan Rapi Tanpa Kabel (Merata) sebagai upaya menata infrastruktur sekaligus meningkatkan estetika kota.

Program ini difokuskan pada pemutusan kabel udara, pembongkaran tiang utilitas yang tidak berfungsi, serta pemindahan jaringan ke sistem utilitas terpadu bawah tanah.

Plt Kepala Dinas Sumber Daya Alam Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Medan, Gibson Panjaitan menyampaikan hal tersebut saat ditemui di Jalan Zainul Arifin, Senin, usai melakukan pemotongan kabel dan pembongkaran tiang utilitas secara simbolis sebagai tanda dimulainya penataan di kawasan tersebut.

Menurut Gibson, sebanyak 12 ruas jalan utama atau jalan kolektor telah ditetapkan sebagai prioritas. Hingga kini, pengerjaan di Jalan Dr Mansyur telah rampung sepenuhnya.

Sementara itu, pembongkaran di Jalan Juanda telah mencapai sekitar 30 persen dan ditargetkan selesai pada bulan ini. Penataan di Jalan Zainul Arifin baru dimulai pada pekan ini dengan pekerjaan pembongkaran tiang dan pemutusan kabel udara.

Adapun di Jalan Imam Bonjol, proses masih berlangsung berupa penggalian serta penyambungan jaringan kabel bawah tanah.

Selain empat ruas jalan tersebut, lokasi lain yang masuk dalam daftar penataan antara lain Jalan Bhayangkara, Gaperta, Karya Wisata, Metereologi, GM Panggabean, Kejaksaan, Candi Borobudur, dan Candi Mendut.

Pada beberapa ruas, sebagian jaringan utilitas bahkan telah mulai tersambung ke sistem bawah tanah. Untuk meningkatkan efisiensi, Pemko Medan mengintegrasikan penataan kabel dengan proyek penataan trotoar melalui skema joint program.

Langkah ini dilakukan agar proses penggalian tidak dilakukan berulang kali sehingga hasil penataan lebih rapi. Gibson menambahkan, pemerintah kota optimistis seluruh penataan pada 12 ruas jalan tersebut dapat diselesaikan tahun ini.

Meski demikian, tantangan utama berada pada lokasi pengerjaan yang mayoritas berada di kawasan pusat kota. “Karena berada di pusat kota, koordinasi dengan penyelenggara utilitas yang tergabung dalam Apjatel terus kami perketat agar galian lebih rapi, cepat, dan tidak meresahkan masyarakat,” ujarnya.

Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Pemko Medan untuk mewujudkan kota yang tertata, nyaman, dan inklusif bagi seluruh warga. (P3)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru