Pemkab Taput Salurkan Bantuan Rp267,45 Juta kepada 32 KK Terdampak Bencana
Tarutung (buseronline.com) Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) menyerahkan bantuan Jaminan Hidup (Jadup) dan bantuan Isi Hu
Regional 7 jam lalu
Langkat (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini (Dit PAUD) menerjunkan tim pendampingan psikososial ke Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, pada 28–30 Januari 2026.
Langkah ini dilakukan untuk memulihkan trauma emosional murid dan pendidik pascabanjir besar yang merendam sejumlah wilayah serta merusak fasilitas pendidikan.
Pemerintah menilai, pemulihan layanan pendidikan anak usia dini tidak cukup hanya dengan membangun kembali gedung sekolah, tetapi juga harus dibarengi penguatan kesehatan mental anak dan guru agar proses belajar-mengajar dapat berjalan optimal.
Direktur PAUD Kemendikdasmen, Nia Nurhasanah, mengatakan rekonstruksi fisik tidak akan efektif tanpa pemulihan kondisi psikologis para penghuni sekolah. Menurutnya, stabilitas emosi menjadi fondasi utama sebelum pembelajaran formal kembali dilaksanakan.
“Pemulihan pascabencana sering kali terjebak pada angka-angka kerusakan fisik. Namun bagi anak usia dini, rasa aman yang hilang adalah kerugian terbesar. PAUD harus segera kembali menjadi ruang yang stabil, aman, dan menenangkan bagi mereka untuk tumbuh,” ujar Nia saat membuka sesi pendampingan di Langkat.
Hal senada disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dasmen), Gogot Suharwoto. Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah bertujuan memulihkan rasa aman anak-anak sebagai prasyarat pembelajaran yang bermakna.
“Pemulihan pascabencana tidak cukup sebatas perbaikan fisik sekolah. Pemerintah hadir untuk memulihkan rasa aman anak-anak. Pemulihan psikososial adalah kunci agar pembelajaran PAUD kembali hidup,” tegasnya.
Kondisi di lapangan menunjukkan beratnya dampak yang dialami satuan pendidikan. Aisya, pengelola PAUD Azkiyah, mengungkapkan sekolah sekaligus rumahnya terendam banjir selama sembilan hari sehingga seluruh sarana belajar rusak.
“Kami kehilangan hampir semua alat peraga dan perlengkapan belajar. Anak-anak juga sempat takut kembali ke sekolah,” ujarnya.
Hal serupa dialami Rusmayanti dari PAUD Al-Hafiz yang harus bertahan di pengungsian selama 12 hari. Ia mengaku kesulitan mendokumentasikan kerusakan karena fokus membersihkan sisa lumpur agar tidak menjadi sumber penyakit.
“Kami fokus pada pembersihan sisa banjir agar tidak membahayakan kesehatan anak-anak, jadi banyak bukti fisik barang rusak yang sudah tidak ada,” keluhnya.
Menanggapi hal itu, dilansir dari laman Kemendikdasmen, Dit PAUD menyusun skema bantuan yang fleksibel namun tetap akuntabel. Pengajuan bantuan tetap dapat diproses dengan melampirkan dokumentasi foto dampak banjir dan estimasi kerugian yang rasional.
Kemendikdasmen membagi intervensi dalam tiga kategori. Pertama, Program Revitalisasi untuk kerusakan berat dan sedang. Kedua, Bantuan Peningkatan Mutu bagi kerusakan ringan, termasuk pengadaan Alat Peraga Edukatif (APE) sederhana. Ketiga, koordinasi pengecekan garansi vendor untuk perangkat teknologi informasi seperti laptop dan papan interaktif digital. Sementara buku-buku yang rusak akan diganti melalui koordinasi dengan Pusat Perbukuan.
Di tengah keterbatasan fasilitas, para pendidik juga didorong berinovasi dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai media belajar. Pendekatan kontekstual dinilai mampu menjaga stimulasi perkembangan anak sekaligus membantu mengalihkan fokus dari trauma bencana.
Sebagai tindak lanjut, Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat melakukan pendataan cepat melalui instrumen Data Pokok Pendidikan (Dapodik) guna memetakan satuan PAUD terdampak dan menentukan prioritas bantuan.
Kemendikdasmen berharap langkah pemulihan di Langkat dapat menjadi model penanganan bencana di sektor pendidikan anak usia dini di daerah lain. Bagi pemerintah, kembalinya tawa anak-anak di ruang kelas menjadi indikator utama keberhasilan rehabilitasi pascabencana. (R)
Tarutung (buseronline.com) Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) menyerahkan bantuan Jaminan Hidup (Jadup) dan bantuan Isi Hu
Regional 7 jam lalu
Muara (buseronline.com) Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat, SSi, MSi, resmi membuka Tapanuli Highlands Festiva
Olahraga 8 jam lalu
Semarang (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) terus mendorong pemerintah kabupaten/kota mempercepat proses v
Ekonomi 10 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi mengangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres
Regional 10 jam lalu
Medan (buseronline.com) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Influenza A menyusul ditemukannya
Kesehatan 11 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Polri melepas 140 personel Kontingen Garuda Bhayangkara Formed Police Unit (FPU) 8 MINUSCA untuk menjalankan mis
Hukum & Peristiwa 11 jam lalu
Tangerang Selatan (buseronline.com) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspres
Pendidikan 12 jam lalu
Cirebon (buseronline.com) Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Muti mendorong mahasiswa untuk mempersiapkan diri
Pendidikan 13 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menegaskan pentingnya keselamatan pasien dalam setiap tahapan pelayanan kese
Kesehatan 14 jam lalu
Medan (buseronline.com) Galeri Mustika Deli yang berada di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Medan terus menunjukkan perannya sebagai pusat
Ekonomi 14 jam lalu