Tarutung (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara terus mendorong percepatan transformasi digital di lingkungan birokrasi dengan menggelar Workshop Penyusunan Proposal Kegiatan Berbasis Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr Deni Parlindungan Lumbantoruan MEng, di Aula Martua Kantor Bupati Tapanuli Utara, Senin.
Workshop ini diikuti para sekretaris serta kepala subbagian program dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Tapanuli Utara.
Kegiatan bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) dalam memanfaatkan teknologi digital, khususnya AI, guna mendukung efektivitas penyusunan proposal kegiatan pemerintahan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Deni menegaskan bahwa ASN perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memanfaatkan berbagai tools digital untuk mempercepat serta mempermudah pekerjaan administratif maupun perencanaan program.
“Kita bisa memanfaatkan AI sebagai teman dalam membantu pekerjaan kita, tetapi tidak semua diserahkan sepenuhnya kepada AI. Hasilnya tetap harus disesuaikan, dibaca dengan kritis, dan dievaluasi, terutama apakah sudah relevan dengan kondisi Kabupaten Tapanuli Utara. Jangan langsung copy paste,” tegasnya.
Menurut Deni, pemanfaatan AI harus dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab agar mampu meningkatkan kualitas dokumen perencanaan, sekaligus menjaga akurasi data dan kesesuaian dengan kebutuhan daerah.
Ia berharap workshop ini menjadi langkah awal yang berkelanjutan, termasuk melalui pelatihan lanjutan secara daring menggunakan platform virtual.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati didampingi Sekretaris Daerah Tapanuli Utara, Drs Henry Sitompul MSi, serta Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jenri Simanjuntak.
Dalam laporannya, Jenri menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mendukung transformasi digital pemerintahan sekaligus meningkatkan kapabilitas ASN agar lebih adaptif dan inovatif dalam merancang program kerja.
“Workshop ini bertujuan meningkatkan pemahaman ASN terhadap pemanfaatan AI, mendukung implementasi reformasi birokrasi, serta memperkuat penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE),” jelas Jenri.
Ia menambahkan, pelaksanaan workshop dilakukan melalui metode pemaparan materi, diskusi, serta praktik langsung agar peserta dapat memahami penerapan AI secara teknis dalam penyusunan proposal.
Kegiatan tersebut turut menghadirkan narasumber Edy Arianto Purba, Konsultan Manajemen Operasional, yang memberikan materi dan pendampingan teknis terkait penggunaan AI dalam perencanaan dan penyusunan dokumen kegiatan pemerintahan.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Tapanuli Utara berharap ASN semakin melek digital dan mampu memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk meningkatkan kinerja birokrasi, sehingga pelayanan publik menjadi lebih cepat, efisien, dan berkualitas. (Galung)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
komentar