Senin, 06 April 2026

KPRI Pemko Medan Beri Beasiswa untuk 110 Anak ASN Berprestasi, Dukung Generasi Emas

GY Simanjuntak MSi - Minggu, 01 Februari 2026 11:18 WIB
KPRI Pemko Medan Beri Beasiswa untuk 110 Anak ASN Berprestasi, Dukung Generasi Emas
Ketua I Koperasi Konsumen KPRI Pemko Medan Ferry Ichsan memberikan sambutan pada penyerahan beasiswa kepada pelajar berprestasi anak ASN di Balai Kota Medan, Jumat (30/1/2026). (Dok/Diskominfo Medan)

Medan (buseronline.com) - Koperasi Konsumen Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Pemerintah Kota Medan menyalurkan bantuan pendidikan berupa beasiswa kepada 110 putra-putri Aparatur Sipil Negara (ASN) anggota koperasi yang berprestasi.


Program ini menjadi wujud komitmen koperasi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan sekaligus kesejahteraan keluarga anggota.


Beasiswa diberikan kepada pelajar jenjang SD, SMP, dan SMA Tahun Ajaran 2024–2025 semester genap. Seluruh penerima merupakan siswa berprestasi yang meraih peringkat 1 hingga 3 di sekolah masing-masing.


Adapun rinciannya, sebanyak 41 pelajar SD kelas 5 yang naik ke kelas 6, 41 pelajar SMP kelas 8 yang naik ke kelas 9, serta 28 pelajar SMA kelas 11 yang naik ke kelas 12. Masing-masing siswa menerima bantuan pendidikan sebesar Rp1.250.000.


Penyerahan beasiswa dilakukan Ketua I Koperasi Konsumen KPRI Pemko Medan, Ferry Ichsan, bersama Koordinator Pengawas KPRI Laksamana Putra Siregar, Sekretaris I Muhammad Amsar Ramzi, serta Bendahara Syaiful di Ruang Rapat III Balai Kota Medan, Jumat sore.


Dalam sambutannya, dilansir dari laman Diskominfo Medan, Ferry Ichsan mengatakan program beasiswa ini merupakan agenda rutin koperasi sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan anak-anak anggota.


“Mohon maaf apabila penyerahan bantuan pendidikan ini baru dapat terlaksana. Kami baru terpilih sebagai pengurus dan pengawas pada Agustus lalu, sehingga diperlukan waktu untuk konsolidasi internal,” ujar Ferry.


Ia menjelaskan, selain konsolidasi organisasi, pihaknya juga melakukan penyempurnaan mekanisme penilaian agar proses seleksi lebih objektif dan transparan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.


“Kami membentuk tim penilai independen agar tidak ada intervensi dari pengurus. Tidak ada upaya memenangkan pihak tertentu. Seluruh proses berjalan terbuka dan hasil penilaian kami terima sepenuhnya,” jelasnya.


Menurut Ferry, bantuan pendidikan ini bukan semata dilihat dari besaran nominal, melainkan sebagai stimulus dan insentif agar para siswa semakin termotivasi menjaga prestasi dan membanggakan keluarga.


“Kami berharap anak-anak dari keluarga besar KPRI Pemko Medan ini dapat menjadi teladan dan kebanggaan, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat. Mereka inilah generasi emas yang kelak menggantikan peran orang tua, bahkan mungkin menjadi bagian dari Pemerintah Kota Medan,” katanya.


Sementara itu, salah satu penerima beasiswa, Eliezer Pasaribu, pelajar kelas 12 SMA Santo Thomas II yang meraih peringkat pertama, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia menyebut beasiswa tersebut menjadi kali kedua diterima dari KPRI Pemko Medan.


“Saya merasa bangga dan bersyukur karena ini pengalaman kedua menerima beasiswa. Bantuan ini sangat membantu kebutuhan belajar saya,” ucap Eliezer.


Ia berencana memanfaatkan dana beasiswa untuk membeli buku dan mempersiapkan diri menghadapi pendidikan tinggi. Eliezer bercita-cita melanjutkan studi di bidang teknik nuklir.


“Motivasi saya giat belajar adalah untuk membanggakan keluarga dan meraih cita-cita. Saya ingin menjadi ahli teknik nuklir,” tuturnya.


Melalui program ini, KPRI Pemko Medan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesejahteraan anggota, salah satunya dengan memberikan dukungan nyata di sektor pendidikan sebagai investasi jangka panjang bagi generasi penerus. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru