Senin, 06 April 2026

Bobby Nasution Titipkan Mahasiswa Korban Bencana kepada Wamen PTST Saat Pelantikan Rektor USU

GY Simanjuntak MSi - Jumat, 30 Januari 2026 11:06 WIB
Bobby Nasution Titipkan Mahasiswa Korban Bencana kepada Wamen PTST Saat Pelantikan Rektor USU
Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof Dr Fauzan, Ketua Majelis Wali Amanat USU Agus Andrianto, serta jajaran pimpinan Universitas Sumatera Utara berfoto bersama usai pelanti
Medan (buseronline.com) - Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menitipkan nasib mahasiswa korban bencana alam dengan meminta kebijakan relaksasi biaya pendidikan atau keringanan uang kuliah tunggal (UKT).

Permintaan tersebut disampaikan langsung kepada Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamen PTST) saat menghadiri pelantikan Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) periode 2026–2031 di Auditorium USU, Jalan Dr Mansyur, Medan, Rabu.

Bobby menilai dampak bencana tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan kerusakan fisik, tetapi juga mengganggu keberlangsungan pendidikan mahasiswa akibat tekanan ekonomi keluarga. Karena itu, ia berharap pemerintah pusat dapat memberikan keringanan biaya kuliah bagi mahasiswa terdampak.

“Kita ketahui bukan hanya nyawa yang hilang, namun harta benda juga hilang. Oleh karena itu, kami meminta pada Bapak Wamen untuk dapat memberikan relaksasi pada mahasiswa yang tertimpa bencana. Kami mohon ada keringanan membayar uang kuliah bagi warga kami yang terdampak,” ujar Bobby.

Menurutnya, kebijakan tersebut penting agar mahasiswa tetap memiliki semangat melanjutkan pendidikan tanpa terbebani persoalan biaya pascabencana.

“Mudah-mudahan ini dapat meningkatkan semangat belajar anak-anak kami di Sumut, untuk terus menimba ilmu dan memajukan bangsa negara ini ke depan,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, dilansir dari laman Diskominfo Sumut, Muryanto Amin kembali dipercaya memimpin USU untuk periode kedua dan dilantik langsung oleh Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) USU Agus Andrianto.

Pelantikan turut dihadiri Wamen PTST Prof Dr Fauzan, Wakil Gubernur Sumut Surya, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, unsur Forkopimda, serta jajaran civitas akademika.

Selain isu keringanan biaya pendidikan, Bobby juga menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menyiapkan lulusan yang siap kerja dan adaptif terhadap kebutuhan industri, khususnya mendukung program hilirisasi di Sumut.

“Lulusan perguruan tinggi ke depan tidak cukup hanya cerdas secara akademik, tetapi juga harus siap kerja, siap berinovasi, bahkan siap menciptakan lapangan kerja. Kita membutuhkan tenaga ahli untuk mendukung industri pengolahan agar hasil perkebunan tidak lagi dijual mentah, tetapi bernilai tambah tinggi,” katanya.

Sementara itu, Wamen PTST Prof Dr Fauzan menegaskan bahwa USU harus mampu menjadi kampus yang responsif terhadap persoalan masyarakat dan terus berinovasi.

“USU tidak bisa hanya dijalankan dengan leadership yang biasa-biasa saja. Gerak langkah tidak boleh sama dengan kemarin, mesti hari ini lebih baik dari kemarin. Kampus harus menjadi ekosistem sosial yang menjawab perkembangan persoalan masyarakat,” ujarnya.

Ketua MWA USU Agus Andrianto juga mengingatkan seluruh civitas akademika untuk mengakhiri perbedaan selama proses pemilihan rektor dan bersatu membangun kampus. Menurutnya, keberhasilan institusi lahir dari kolaborasi, bukan kerja individu.

“Perguruan tinggi harus menjadi lokomotif teknologi yang berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi. Keberhasilan lahir dari kerja sama seluruh civitas,” katanya.

Menanggapi berbagai harapan tersebut, Rektor USU Muryanto Amin menyatakan komitmennya memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi agar USU hadir sebagai pusat solusi bagi masyarakat.

“Dunia tidak berhenti berpacu. Kita harus mengajak kerja sama seluruh pihak agar USU dapat menjadi lokomotif untuk menjawab semua permasalahan di tengah masyarakat,” pungkasnya. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
Tags
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru