Senin, 06 April 2026

RKPD Medan 2027 Dibuka, Rico Waas Ajak Stakeholder Perkuat Perencanaan dan Investasi Berkelanjutan

Dirgahayu Ginting - Jumat, 23 Januari 2026 03:24 WIB
RKPD Medan 2027 Dibuka, Rico Waas Ajak Stakeholder Perkuat Perencanaan dan Investasi Berkelanjutan
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan sambutan saat membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Medan Tahun 2027 di Hotel Arya Duta, Medan, Rabu (21/1/2026). (Dok/Diskominfo Medan)
Medan (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemko) Medan menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Medan Tahun 2027 di Hotel Arya Duta, Medan, Rabu.

Forum strategis ini dibuka langsung oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan diikuti berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah, DPRD, akademisi, pelaku usaha, perbankan, hingga tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, dilansir dari laman Diskominfo Medan, Rico Waas menegaskan bahwa pembangunan kota tidak boleh semata berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga harus menyentuh peningkatan kualitas sumber daya manusia serta daya saing ekonomi masyarakat.

“Pembangunan kota tidak cukup hanya membangun jalan dan gedung, tetapi juga membangun masyarakatnya agar aktif, produktif, dan memiliki daya saing,” ujar Rico Waas di hadapan peserta forum.

Forum tersebut turut dihadiri perwakilan Kepala Bappelitbang Provinsi Sumatera Utara Tapisari Rumonda Siregar, Asisten Direktur Bank Indonesia Hasudungan Paulanka Siburian, Dosen Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Sumatera Utara (USU) Anthoni Verry Mardianta, para asisten dan pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan, serta Ketua dan Wakil Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Medan Denny S Wardhana dan Melki Waas.

Rico Waas menjelaskan, Kota Medan harus berperan aktif dalam mendukung visi besar Indonesia agar mampu menjadi pemain utama di tingkat global. Untuk itu, pertumbuhan ekonomi kota harus bergerak lebih masif dan terarah, sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong penguatan peran kota-kota sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas juga memaparkan capaian realisasi investasi Kota Medan tahun 2025 yang melampaui target. Dari target Rp7,6 T, realisasi investasi tercatat mencapai Rp14,5 T. Namun demikian, ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak hanya dilihat sebagai keberhasilan angka semata.

“Capaian ini patut disyukuri, tetapi pertanyaan utamanya adalah apakah investasi itu benar-benar menggerakkan ekonomi dan menciptakan multiplier effect bagi masyarakat,” tegasnya.

Menurut Rico Waas, tantangan ke depan adalah memastikan investasi yang masuk mampu mendorong perdagangan dari hulu hingga hilir, menciptakan industrialisasi, serta memberikan manfaat ekonomi yang luas dan berkelanjutan.

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan sektor-sektor unggulan Kota Medan, seperti perdagangan, transportasi, logistik, properti, perhotelan, restoran, dan kuliner.

“Medan memiliki potensi besar sebagai kota perdagangan dan kota kuliner. Ini harus dilegitimasi sebagai identitas kota dan didukung dengan iklim investasi yang inklusif dan terbuka,” jelas Rico Waas.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kesamaan persepsi dan sinergi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dalam mendukung investasi. Mulai dari pelayanan perizinan, pendampingan usaha, penataan ruang, pengelolaan lingkungan hidup, ketertiban umum, hingga pelayanan kesehatan dan keamanan wilayah harus berjalan seiring dan saling mendukung.

“Semua OPD harus bekerja di frekuensi yang sama. Investasi tidak akan berjalan optimal jika perizinan tersendat, koordinasi lemah, atau masih ada praktik-praktik tidak sehat yang meresahkan investor,” ujarnya.

Melalui forum konsultasi publik ini, Rico Waas berharap seluruh stakeholder tidak menjadikan kegiatan tersebut sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan sebagai ruang kolaborasi untuk melahirkan gagasan dan solusi konkret bagi pembangunan Kota Medan.

“Kita tidak berkumpul hanya untuk seremonial. Kita berkumpul untuk bekerja, berkarya, dan memberikan pemikiran terbaik demi pembangunan Kota Medan dan bangsa ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Medan Ferry Ichsan dalam laporannya menyampaikan bahwa Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kota Medan Tahun 2027 mengusung tema “Akselerasi Peningkatan Investasi untuk Perekonomian Kota yang Modern, Maju, Inklusif, dan Berkelanjutan.”

Menurut Ferry Ichsan, melalui forum ini diharapkan lahir berbagai ide dan gagasan dari para stakeholder untuk mendukung pembangunan Kota Medan ke depan, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat daya saing daerah, serta menciptakan lapangan kerja yang lebih luas.

“Forum ini bukan sekadar pertemuan formal, tetapi momentum untuk bekerja, berkarya, dan memberikan pemikiran terbaik bagi pembangunan Kota Medan dan bangsa ini,” pungkas Rico Waas. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru