Kampoeng Rajoet Binong Jati Ubah Botol Plastik Jadi Benang
Bandung (buseronline.com) Kampoeng Rajoet Binong Jati, Kota Bandung, terus mengembangkan inovasi pengelolaan sampah dengan mengolah botol
Kesehatan 25 menit lalu
Medan (buseronline.com) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengarahkan pembangunan ekonomi Sumatera Utara tahun 2026 dengan menempatkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta koperasi sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya saing daerah di tengah dinamika ekonomi global dan nasional.
Dilansir dari laman Diskominfo Sumut, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (KUKM) Provinsi Sumut, Naslindo Sirait, mengatakan bahwa daya saing UMKM di Sumatera Utara akan terus meningkat seiring dengan perkembangan pasar, percepatan digitalisasi ekonomi, serta penguatan ekosistem kewirausahaan di bawah kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution.
“Kebijakan pembangunan daerah yang pro UMKM dan koperasi menjadi faktor kunci dalam mendorong transformasi ekonomi kerakyatan menuju struktur ekonomi yang lebih tangguh dan kompetitif,” ujar Naslindo, Kamis.
Naslindo menjelaskan, sepanjang tahun 2025 koperasi dan UMKM di Sumatera Utara menunjukkan kinerja yang positif. Kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumut tercatat sebesar 46,51 persen, yang menegaskan peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Sementara itu, rasio volume usaha koperasi terhadap PDRB mencapai 1,84 persen, jauh melampaui target 0,79 persen.
Selain itu, rasio kewirausahaan daerah juga mengalami peningkatan signifikan, dari target 3 persen menjadi 4,10 persen. Capaian tersebut mencerminkan tumbuhnya kelas wirausaha baru yang semakin kuat, khususnya dari kalangan generasi muda.
“Ini menunjukkan bahwa semangat kewirausahaan di Sumatera Utara terus berkembang dan menjadi modal penting dalam memperkuat struktur ekonomi daerah,” kata Naslindo.
Pada tahun 2025, pertumbuhan volume usaha koperasi tercatat mencapai 5,44 persen atau melampaui target 4,82 persen, dengan persentase koperasi aktif sebesar 53,78 persen. Sementara itu, persentase koperasi yang memperoleh dukungan fasilitasi pelatihan mencapai 46,18 persen, di mana sekitar 90 persen di antaranya merupakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Di sisi lain, proporsi UKM yang menjalin kemitraan dan berorientasi ekspor mencapai 1,75 persen, melebihi target 1,66 persen. Capaian tersebut menjadi indikasi awal meningkatnya orientasi UMKM Sumut terhadap pasar yang lebih luas, baik nasional maupun internasional.
Berdasarkan capaian tersebut, Dinas Koperasi UKM Provinsi Sumut memproyeksikan pada tahun 2026 akan terjadi peningkatan intensitas persaingan UMKM yang semakin kompetitif. UMKM dituntut tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga beradaptasi melalui peningkatan kualitas produk, konsistensi produksi, penguatan branding, pemanfaatan teknologi digital, serta perluasan jejaring kemitraan dan pasar.
“Pergeseran fokus kebijakan dari penciptaan usaha baru menuju penguatan kualitas, skala, dan keberlanjutan usaha menjadi arah utama penguatan ekonomi UMKM di tahun 2026,” jelas Naslindo.
Untuk mendukung akselerasi pencapaian tujuan pembangunan daerah, Dinas Koperasi UKM Sumut pada tahun 2026 akan melaksanakan sejumlah program prioritas daerah, kegiatan unggulan perangkat daerah, serta kegiatan pendukung lainnya.
Program strategis daerah yang menjadi fokus utama antara lain pengembangan Sumut Digital Market dan Galeri Virtual UMKM sebagai sarana perluasan akses pasar digital bagi produk-produk UMKM unggulan Sumatera Utara.
Adapun kegiatan unggulan perangkat daerah meliputi penyelenggaraan Sumut Halal Fest guna memperkuat ekosistem industri halal, pelaksanaan Fast Track Youngpreneur #LevelUp sebagai kelanjutan akselerasi 1.700 wirausaha muda melalui skema pelatihan berjenjang, optimalisasi Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) menjadi Mall UMKM, serta pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat desa dan kelurahan.
Sementara itu, kegiatan pendukung lainnya diperkuat melalui pengawasan dan pemeriksaan kesehatan koperasi, fasilitasi penguatan kelembagaan koperasi, penyediaan sarana dan prasarana KUMKM, pelaksanaan Urban Market UKM Kolaborasi Sumut Berkah, penyelenggaraan berbagai event, expo, dan festival UKM Kolaborasi Sumut Berkah, serta pengembangan program inkubator usaha.
“Seluruh rangkaian kegiatan tersebut secara terintegrasi berkontribusi langsung terhadap peningkatan volume usaha koperasi dan peningkatan kontribusi UMKM terhadap PDRB Provinsi Sumatera Utara,” pungkas Naslindo.
Ia optimistis tahun 2026 akan menjadi periode penguatan dan konsolidasi daya saing UMKM yang lebih berkelanjutan. UMKM dan koperasi diharapkan tidak hanya menjadi penyangga ekonomi daerah, tetapi juga tumbuh sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara yang berdaya saing, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (R)
Bandung (buseronline.com) Kampoeng Rajoet Binong Jati, Kota Bandung, terus mengembangkan inovasi pengelolaan sampah dengan mengolah botol
Kesehatan 25 menit lalu
Jakarta (buseronline.com) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi meluncurkan kompetisi sepak bola wanita bertajuk Indonesia W
Olahraga satu jam lalu
Gresik (buseronline.com) Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman menyiapkan perubahan regulasi agar buruh tani di seluruh Indone
Ekonomi 2 jam lalu
Washington (buseronline.com) Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan dukungan terbuka kepada Presiden FIFA Gianni Infantino yang
Olahraga 3 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Timnas Indonesia mendapat peluang besar untuk tampil dengan kekuatan terbaik pada FIFA ASEAN Cup 2026. Turnamen
Olahraga 4 jam lalu
Medan (buseronline.com) Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Dr Muryanto Amin SSos MSi menekankan pentingnya kemampuan komunikasi
Pendidikan 12 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, ajang lari tahunan Run for Independence D
Olahraga 12 jam lalu
Tarutung (buseronline.com) Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) menegaskan komitmennya memperkuat peran bidan sebagai garda
Kesehatan 13 jam lalu
Bogor (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Mahkamah Agung (MA) memperkuat integritas aparatur peradilan melalui Pe
Hukum & Peristiwa 15 jam lalu
Medan (buseronline.com) Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Puskesmas Medan Labuhan terus memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan
Kesehatan 16 jam lalu