KPK Siap Tarik Kembali Aset Rampasan Korupsi yang Tak Dirawat
Jakarta (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan akan melakukan pengawasan ketat terhadap pemanfaatan aset hasil ra
Hukum & Peristiwa 4 menit lalu
Medan (buseronline.com) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengarahkan pembangunan ekonomi Sumatera Utara tahun 2026 dengan menempatkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta koperasi sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya saing daerah di tengah dinamika ekonomi global dan nasional.
Dilansir dari laman Diskominfo Sumut, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (KUKM) Provinsi Sumut, Naslindo Sirait, mengatakan bahwa daya saing UMKM di Sumatera Utara akan terus meningkat seiring dengan perkembangan pasar, percepatan digitalisasi ekonomi, serta penguatan ekosistem kewirausahaan di bawah kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution.
“Kebijakan pembangunan daerah yang pro UMKM dan koperasi menjadi faktor kunci dalam mendorong transformasi ekonomi kerakyatan menuju struktur ekonomi yang lebih tangguh dan kompetitif,” ujar Naslindo, Kamis.
Naslindo menjelaskan, sepanjang tahun 2025 koperasi dan UMKM di Sumatera Utara menunjukkan kinerja yang positif. Kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumut tercatat sebesar 46,51 persen, yang menegaskan peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Sementara itu, rasio volume usaha koperasi terhadap PDRB mencapai 1,84 persen, jauh melampaui target 0,79 persen.
Selain itu, rasio kewirausahaan daerah juga mengalami peningkatan signifikan, dari target 3 persen menjadi 4,10 persen. Capaian tersebut mencerminkan tumbuhnya kelas wirausaha baru yang semakin kuat, khususnya dari kalangan generasi muda.
“Ini menunjukkan bahwa semangat kewirausahaan di Sumatera Utara terus berkembang dan menjadi modal penting dalam memperkuat struktur ekonomi daerah,” kata Naslindo.
Pada tahun 2025, pertumbuhan volume usaha koperasi tercatat mencapai 5,44 persen atau melampaui target 4,82 persen, dengan persentase koperasi aktif sebesar 53,78 persen. Sementara itu, persentase koperasi yang memperoleh dukungan fasilitasi pelatihan mencapai 46,18 persen, di mana sekitar 90 persen di antaranya merupakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Di sisi lain, proporsi UKM yang menjalin kemitraan dan berorientasi ekspor mencapai 1,75 persen, melebihi target 1,66 persen. Capaian tersebut menjadi indikasi awal meningkatnya orientasi UMKM Sumut terhadap pasar yang lebih luas, baik nasional maupun internasional.
Berdasarkan capaian tersebut, Dinas Koperasi UKM Provinsi Sumut memproyeksikan pada tahun 2026 akan terjadi peningkatan intensitas persaingan UMKM yang semakin kompetitif. UMKM dituntut tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga beradaptasi melalui peningkatan kualitas produk, konsistensi produksi, penguatan branding, pemanfaatan teknologi digital, serta perluasan jejaring kemitraan dan pasar.
“Pergeseran fokus kebijakan dari penciptaan usaha baru menuju penguatan kualitas, skala, dan keberlanjutan usaha menjadi arah utama penguatan ekonomi UMKM di tahun 2026,” jelas Naslindo.
Untuk mendukung akselerasi pencapaian tujuan pembangunan daerah, Dinas Koperasi UKM Sumut pada tahun 2026 akan melaksanakan sejumlah program prioritas daerah, kegiatan unggulan perangkat daerah, serta kegiatan pendukung lainnya.
Program strategis daerah yang menjadi fokus utama antara lain pengembangan Sumut Digital Market dan Galeri Virtual UMKM sebagai sarana perluasan akses pasar digital bagi produk-produk UMKM unggulan Sumatera Utara.
Adapun kegiatan unggulan perangkat daerah meliputi penyelenggaraan Sumut Halal Fest guna memperkuat ekosistem industri halal, pelaksanaan Fast Track Youngpreneur #LevelUp sebagai kelanjutan akselerasi 1.700 wirausaha muda melalui skema pelatihan berjenjang, optimalisasi Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) menjadi Mall UMKM, serta pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat desa dan kelurahan.
Sementara itu, kegiatan pendukung lainnya diperkuat melalui pengawasan dan pemeriksaan kesehatan koperasi, fasilitasi penguatan kelembagaan koperasi, penyediaan sarana dan prasarana KUMKM, pelaksanaan Urban Market UKM Kolaborasi Sumut Berkah, penyelenggaraan berbagai event, expo, dan festival UKM Kolaborasi Sumut Berkah, serta pengembangan program inkubator usaha.
“Seluruh rangkaian kegiatan tersebut secara terintegrasi berkontribusi langsung terhadap peningkatan volume usaha koperasi dan peningkatan kontribusi UMKM terhadap PDRB Provinsi Sumatera Utara,” pungkas Naslindo.
Ia optimistis tahun 2026 akan menjadi periode penguatan dan konsolidasi daya saing UMKM yang lebih berkelanjutan. UMKM dan koperasi diharapkan tidak hanya menjadi penyangga ekonomi daerah, tetapi juga tumbuh sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara yang berdaya saing, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (R)
Jakarta (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan akan melakukan pengawasan ketat terhadap pemanfaatan aset hasil ra
Hukum & Peristiwa 4 menit lalu
Garut (buseronline.com) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut resmi membuka kegiatan Bootcamp Wiramuda Hebat Tahun 2026 di G
Pendidikan 53 menit lalu
Medan (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) melalui Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah
Ekonomi 2 jam lalu
Hambalang (buseronline.com) Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung kemajuan sepak b
Olahraga 2 jam lalu
Medan (buseronline.com) Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima audiensi jajaran manajemen Bank Jawa Barat dan Banten (BJB) di R
Ekonomi 2 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi meluncurkan Program ELearning ASN Berintegritas sebagai bagian dari up
Hukum & Peristiwa 3 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi meluncurkan fitur Pemetaan Indikasi Kebutuhan Pendanaan Kegiatan Pembangun
Ekonomi 4 jam lalu
Semarang (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung pelaksanaan Gerakan Ayah Mengambil Rapor (Gemar) dan Gerakan Ayah Men
Pendidikan 4 jam lalu
Depok (buseronline.com) Senyum bahagia dan semangat luar biasa terpancar dari wajah anakanak penyandang disabilitas di Yayasan Pendidikan
Kesehatan 5 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Pemerintah Indonesia berhasil mengamankan komitmen pendanaan sebesar US17 miliar dari Asian Infrastructure Inve
Ekonomi 6 jam lalu