Selasa, 07 April 2026

Wakil Wali Kota Medan Dorong Penambahan Sekolah Direvitalisasi Tahun 2026 Saat Kunjungan Mendikdasmen

GY Simanjuntak MSi - Selasa, 06 Januari 2026 09:12 WIB
Wakil Wali Kota Medan Dorong Penambahan Sekolah Direvitalisasi Tahun 2026 Saat Kunjungan Mendikdasmen
Mendikdasmen Abdul Mu’ti bersama Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap saat peresmian revitalisasi satuan pendidikan di SMK Negeri 7 Medan, Minggu (4/1/2026). (Dok/Diskominfo Medan)

Medan (buseronline.com) - Pemerintah Kota Medan meminta pemerintah pusat untuk menambah jumlah sekolah yang akan direvitalisasi pada tahun 2026.


Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Medan, H Zakiyuddin Harahap, kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Prof Abdul Mu’ti, saat kunjungan kerja di Kota Medan.


Permintaan itu disampaikan dalam acara Revitalisasi Pendidikan yang digelar di SMK Negeri 7 Medan, Minggu, yang turut dihadiri Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, jajaran pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan sektor pendidikan.


Zakiyuddin Harahap menegaskan, kebutuhan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di Kota Medan masih cukup besar. Oleh karena itu, penambahan jumlah sekolah yang direvitalisasi dinilai sangat penting untuk menunjang kualitas pembelajaran yang merata dan berkelanjutan.


“Revitalisasi sekolah adalah langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi anak-anak kita. Alhamdulillah, tadi sudah saya sampaikan langsung kepada Pak Menteri dan InsyaAllah untuk tahun 2026 jumlah sekolah yang direvitalisasi akan ditambah,” ujar Zakiyuddin kepada wartawan usai acara.


Ia menjelaskan, pada tahun 2025 Kota Medan telah memperoleh program revitalisasi pendidikan untuk 48 satuan pendidikan dengan total anggaran lebih dari Rp47 M. Program tersebut dinilai memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas fasilitas pendidikan di berbagai wilayah Kota Medan.


Sementara itu, dalam sambutannya, dilansir dari laman Diskominfo Medan, Mendikdasmen Abdul Mu’ti merinci bahwa sekolah-sekolah di Kota Medan yang menerima program revitalisasi pada tahun 2025 terdiri atas 3 PAUD, 6 SD, 6 SMP, 20 SMA, 11 SMK, dan 2 SLB yang tersebar di sejumlah kecamatan.


Ia menyampaikan bahwa progres pengerjaan revitalisasi sekolah-sekolah tersebut menunjukkan hasil yang menggembirakan. Sebanyak 24 satuan pendidikan telah mencapai progres di bawah 95 persen, tiga satuan pendidikan berada pada tahap penyelesaian 95 hingga 99 persen, dan 21 satuan pendidikan lainnya telah rampung 100 persen.


“Secara keseluruhan, pembangunan dan revitalisasi sekolah ini ditargetkan selesai seratus persen pada akhir Januari 2026. InsyaAllah pada bulan Februari seluruh sekolah yang direvitalisasi sudah dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar yang lebih berkualitas,” ungkap Abdul Mu’ti.


Selain membahas revitalisasi pendidikan, Mendikdasmen juga memaparkan kondisi pendidikan di Sumatera Utara pascabencana alam. Tercatat sebanyak 1.215 sekolah terdampak bencana seperti banjir dan longsor di sejumlah wilayah.


Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.157 sekolah telah dinyatakan siap melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Sementara itu, 19 sekolah masih melaksanakan pembelajaran menggunakan tenda darurat, dan 29 sekolah lainnya masih dalam tahap pembersihan pascabencana.


“InsyaAllah tanggal 5 nanti sebagian besar sekolah yang masih dalam proses pembersihan sudah bisa dipergunakan kembali,” jelasnya.


Untuk memastikan keberlangsungan pendidikan, pemerintah pusat telah menerbitkan surat edaran khusus yang memberikan fleksibilitas kepada sekolah-sekolah terdampak bencana dalam melaksanakan proses belajar mengajar, menyesuaikan dengan kondisi sarana dan prasarana yang tersedia.


Di akhir sambutannya, Mendikdasmen menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Utara, Wakil Wali Kota Medan, serta seluruh jajaran pemerintah daerah atas dukungan penuh terhadap program revitalisasi dan digitalisasi pendidikan.


Dengan adanya komitmen penambahan jumlah sekolah yang direvitalisasi pada tahun 2026, Pemerintah Kota Medan berharap kualitas pendidikan semakin meningkat dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman serta kebutuhan generasi masa depan. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru