Medan (buseronline.com) - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya mendorong seluruh pihak agar mengerahkan sumber daya secara optimal demi kelancaran perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Menurutnya, tantangan tahun ini lebih berat karena sebagian wilayah Sumut masih berstatus bencana.
Hal itu disampaikan Wagub Surya saat Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Kepolisian Terpusat “Lilin Toba-2025” di Aula Tribrata Polda Sumatera Utara, Jalan Sisingamangaraja Km 10,5 Medan, Rabu.
“Kita tidak boleh lengah, seluruh potensi sumber daya harus dipersiapkan secara optimal agar penyelenggaraan Natal dan Tahun Baru 2025/2026, yang bersamaan dengan proses penanganan bencana, rehabilitasi, dan rekonstruksi, dapat berjalan baik, aman, dan lancar,” tegas Surya.
Wagub menjelaskan, beberapa kabupaten seperti Humbang Hasundutan, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Langkat, dan Sibolga saat ini masih dalam tahap rehabilitasi pascabanjir dan longsor. Infrastruktur di wilayah tersebut mengalami kerusakan serius, bahkan ada yang terputus, sehingga mobilitas masyarakat dan distribusi barang menjadi terbatas. Padahal, pada periode Nataru mobilitas diprediksi meningkat signifikan.
Berdasarkan survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, Sumut menempati peringkat keenam sebagai daerah tujuan perjalanan saat Nataru dengan perkiraan kunjungan mencapai sekitar 5,5 juta orang.
“Data ini menjadi pengingat bahwa Sumatera Utara akan menghadapi mobilitas masyarakat yang cukup tinggi,” ujar Surya.
Sementara itu, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto menyatakan, pihaknya telah menyiapkan 11.417 personel gabungan dari Polri, TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait. Selain itu, 90 pos pengamanan, 63 pos pelayanan, dan 13 pos kesehatan juga disiapkan untuk mendukung kelancaran Nataru.
“Libur panjang ini diprediksi akan kedatangan lebih dari 5,5 juta orang. Saya tidak membolehkan personel mengambil cuti agar pelayanan dapat diberikan secara penuh kepada masyarakat,” kata Irjen Pol Whisnu.
Rapat koordinasi dihadiri oleh Forkopimda Sumut, seluruh Kapolres dan Kapolsek se-Sumut, pimpinan BUMN, BUMD, OPD terkait Pemprov Sumut, serta pejabat di lingkungan Polda Sumut.
Kegiatan ini menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan Nataru 2025 yang bersamaan dengan penanganan bencana, rehabilitasi infrastruktur, serta penyediaan layanan publik bagi masyarakat. (R)
beritaTerkait
komentar