Selasa, 07 April 2026

Gubernur Bobby Nasution Dorong Peningkatan Kesejahteraan dan Kenyamanan Mengajar Guru di Sumut

GY Simanjuntak MSi - Kamis, 27 November 2025 09:07 WIB
Gubernur Bobby Nasution Dorong Peningkatan Kesejahteraan dan Kenyamanan Mengajar Guru di Sumut
Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyampaikan sambutan pada puncak perayaan Hari Guru Nasional 2025 di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa (25/11/2025). (Dok/Diskominfo Sumut)
Medan (buseronline.com) - Pada momentum peringatan Hari Guru Nasional 2025, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan dan menghadirkan lingkungan mengajar yang nyaman bagi guru di seluruh Sumut.

Hal ini disampaikannya pada puncak perayaan Hari Guru Nasional 2025 di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro 30 Medan, Selasa.

“Selamat Hari Guru. Mudah-mudahan guru-guru yang ada di Sumut baik kehidupannya, kesejahteraannya bisa lebih baik lagi dan tempatnya mengajar bisa jadi tempat yang nyaman, bukan tempat mengeluh. Kita semua mudah-mudahan bisa selesaikan bersama,” ujar Bobby.

Bobby menekankan bahwa menciptakan kenyamanan bagi guru merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah provinsi. Ia juga meminta seluruh pihak terkait untuk bekerja sama dalam mewujudkannya.

“Tapi jadi tanggung jawab kami juga, guru-guru yang selama ini merasa ruang lingkupnya di sekolah terancam atau tak nyaman,” katanya.

Dalam kesempatan itu, gubernur menyoroti maraknya kasus antara guru dan murid yang viral di media sosial. Ia meminta Kepala Dinas Pendidikan Sumut untuk memperketat pengawasan terhadap kejadian tersebut.

“Banyak sekarang viral guru yang menghukum anak-anak mendapat perlawanan. Tolong Pak Kadis monitor betul. Kalau gurunya menegur walaupun keras dan masih dalam aturan, backup penuh. Gak ada cerita. Kita di sini untuk mendidik anak-anak kita,” tegas Bobby.

Meski demikian, Bobby tetap mengingatkan agar guru tidak memberikan hukuman fisik secara sembarangan. Menurutnya, karakter dan kebutuhan pendidikan generasi saat ini berbeda dengan masa lalu.

“Artinya silakan mendidik anak-anak kita, bukan sedikit-sedikit mukul. Hari ini dan zaman dulu beda. Tapi saya yakin para guru mengetahui dasar yang kuat dalam memberikan pendidikan kepada anak-anak kita,” ujar gubernur.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumut Surya menambahkan bahwa guru harus menjadi teladan dan dipercaya murid, karena tanpa kepercayaan, proses pendidikan tidak akan berjalan efektif.

“Sebagai guru itu dipercaya ucapannya, ditiru perilakunya. Jadi kalau guru sudah tidak dipercaya murid, ilmu pasti tidak bisa masuk,” kata Surya.

Pada puncak perayaan tersebut, dilakukan pula penyerahan hadiah bagi pemenang lomba guru inspiratif, guru inovatif, kepala sekolah transformatif, dan pengawas adaptif. Selain itu, Gubernur Bobby menyerahkan bantuan rumah fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) kepada guru.

Sebelum puncak perayaan, upacara bendera juga digelar dan dipimpin langsung oleh Gubernur Bobby Nasution. Upacara tersebut diikuti oleh para guru dan kepala sekolah yang mengenakan pakaian adat Sumut.

Turut hadir pada acara tersebut Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu, Staf Ahli I TP PKK Sumut Titiek Sugiharti, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumut.

Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Sumut menjadi momentum bagi pemerintah provinsi untuk menegaskan perhatian terhadap kesejahteraan dan kenyamanan guru, sekaligus mengapresiasi dedikasi para pendidik dalam membentuk generasi masa depan. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru