Siborong-borong (buseronline.com) - Suasana meriah mewarnai perayaan HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang dirangkai dengan Hari Guru Nasional di SMA PGRI-20 Siborong-borong, Kabupaten Tapanuli Utara, Selasa (25/11/2025).
Meski cuaca mendung dan hujan rintik-rintik menyelimuti kawasan tersebut, rangkaian acara tetap berlangsung semarak dan penuh kehangatan.
Sejak pukul 07.00 WIB, perayaan diawali dengan acara nasional, pembacaan ikrar guru, dan lantunan Hymne Guru. Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala SMA PGRI-20 Siborong-borong, Alpa Simanjuntak MPd, membacakan sambutan Menteri Pendidikan RI dengan tema “Guru Hebat, Indonesia Hebat”, serta sambutan resmi dari Ketua Umum Pengurus Besar PGRI.
Momentum Hari Guru semakin bermakna ketika sebanyak 12 guru yang telah mengabdi lebih dari 20 tahun di sekolah tersebut menerima piagam penghargaan dan amplop apresiasi dari pemilik yayasan. Penghargaan itu menjadi bentuk terima kasih atas dedikasi mereka dalam mendidik seribuan siswa yang bernaung di SMA PGRI-20.
Nuansa keharuan pun terasa saat para murid memberikan kue kepada guru-guru mereka, disertai momen saling bersalaman penuh kehangatan. Acara kemudian dilanjutkan dengan fashion show, yang menambah keceriaan di tengah suasana mendung.
Hingga pukul 12.40 WIB, suasana sekolah masih hidup dengan lantunan lagu-lagu dari siswa, termasuk tembang nostalgia “Kisah Kasih di Sekolah” yang menggema meriah.
Di tengah rangkaian acara, Kepala Sekolah Alpa Simanjuntak sempat menegur sejumlah siswa yang tidak mengenakan pakaian adat Batak berupa ulos, meski sebelumnya sudah diimbau. Sebaliknya, para guru tampak kompak dan rapi dengan balutan ulos lengkap.
“Saya terpaksa marah kepada peserta didik kami. Sebenarnya kurang tepat rasanya saya marah di momen HUT Guru ini, tetapi karena ulah kalian, saya terpaksa harus marah,” ujar Alpa dalam sambutannya.
Ia meminta para siswa lebih disiplin menaati aturan sekolah, serta mendorong siswa kelas 12 dan kelas 11 agar menjadi teladan bagi adik-adik kelasnya.
“Jangan kecewakan orang tuamu. Jadilah abdi negara, pengusaha, atau wirausaha sukses di masa depan. Kalian adalah corong kami kepada masyarakat,” tambahnya.
Kepada para guru, Alpa menekankan pentingnya peningkatan mutu dan kompetensi. Ia meminta seluruh pendidik terus membaca, belajar, dan menguasai materi pelajaran agar tidak mengecewakan siswa.
“Jangan sampai ada murid yang melapor karena guru kurang menguasai materi,” tegasnya.
Sementara kepada pegawai administrasi, Alpa meminta agar bekerja lebih rapi dan tertib, terutama dalam pengurusan surat-menyurat.
“Jika ada urusan surat yang perlu saya tanda tangani, mestinya didahului guru yang bersangkutan, baru saya yang terakhir,” ujarnya.
Perayaan yang berlangsung hingga pukul 13.00 WIB itu ditutup dengan suasana akrab antara guru dan siswa, menjadikan Hari Guru tahun ini penuh makna meski diguyur hujan. (Galung)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
komentar