Sabtu, 11 April 2026

Jelang Nataru, Wagub Sumut Instruksikan Pemantauan Harga Pangan dan Operasi Pasar

Rabu, 29 Oktober 2025 11:09 WIB
Jelang Nataru, Wagub Sumut Instruksikan Pemantauan Harga Pangan dan Operasi Pasar
Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya bersama jajaran OPD mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi secara virtual dari Kantor Gubernur Sumut, Medan, Senin (27/10/2025). (Dok/Diskominfo Sumut)
Medan (buseronline.com) - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk segera melakukan monitoring terhadap harga kebutuhan pokok serta menyiapkan langkah antisipatif berupa operasi pasar dan pasar murah menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Instruksi tersebut disampaikan Wagub Surya usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan Program Koperasi Merah Putih dan Tiga Juta Rumah, secara virtual dari Ruang Rapat Wagub Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Senin.

Menurut Surya, upaya menjaga kestabilan harga dan ketersediaan pasokan bahan pokok menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Ia menegaskan pentingnya kelancaran distribusi barang dari daerah produsen ke konsumen agar harga tetap stabil dan pasokan aman.

“Maka itu perlu dilakukan monitoring harga kebutuhan pokok, operasi pasar, dan program pasar murah. Kalau ada, segerakan pelaksanannya,” tegas Surya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam arahannya menuturkan, Rakor ini digelar untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyusun sekaligus mengevaluasi program prioritas pembangunan nasional maupun daerah.

Tito mengungkapkan, perekonomian nasional pada triwulan II tahun 2025 tumbuh positif sebesar 5,12 persen (y/y), sedangkan Provinsi Sumut mencatat pertumbuhan 4,69 persen. Ia juga mengingatkan pemerintah daerah agar tetap mewaspadai potensi kenaikan harga sejumlah komoditas, terutama telur dan daging ayam ras, menjelang akhir tahun.

Dari sisi statistik, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti melaporkan bahwa inflasi nasional pada minggu keempat Oktober 2025 dipengaruhi oleh kenaikan harga daging ayam ras, bawang merah, tomat, nasi dengan lauk, dan kopi bubuk.

Adapun Indeks Perkembangan Harga (IPH) Provinsi Sumut tercatat sebesar 0,42 persen, dengan komoditas penyumbang utama inflasi antara lain cabai merah, telur ayam ras, dan daging ayam ras.

Namun demikian, Sumut justru mencatatkan surplus produksi pangan, khususnya untuk komoditas daging dan telur ayam ras. Berdasarkan data tahun 2025, produksi daging ayam ras mencapai 220.235 ton dengan kebutuhan 182.394 ton (surplus 37.842 ton). Sementara produksi telur ayam ras mencapai 582.265 ton, dengan kebutuhan 349.802 ton (surplus 232.464 ton).

Rakor Pengendalian Inflasi Daerah ini diikuti oleh seluruh kepala daerah, sekretaris daerah (Sekda), serta Bappelitbang se-Indonesia. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Sekda se-Indonesia di Balairung Rudini Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Melalui Rakor ini, pemerintah daerah diharapkan semakin tanggap dalam mengendalikan inflasi, menjaga stabilitas harga, serta memastikan masyarakat dapat menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru dengan aman dan terjangkau. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
KPK dan Polda Metro Jaya Tangkap Empat Orang yang Mengaku Pegawai KPK di Jakarta Barat
komentar
beritaTerbaru