Selasa, 12 Mei 2026

Sekolah Garuda Kabupaten Toba Diresmikan, Wamenkes Dante Berikan Motivasi untuk Siswa

Senin, 13 Oktober 2025 12:09 WIB
Sekolah Garuda Kabupaten Toba Diresmikan, Wamenkes Dante Berikan Motivasi untuk Siswa
Wamenkes Prof Dante Saksono Harbuwono berfoto bersama para siswa dan jajaran penyelenggara usai memberikan motivasi pada kegiatan Launching Sekolah Garuda di Kabupaten Toba, Rabu (8/10/2025). (Dok/Kemenkes)
Toba (buseronline.com) - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Prof Dante Saksono Harbuwono memberikan motivasi kepada para siswa dalam kegiatan Launching Sekolah Garuda di Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Rabu.

Dalam kesempatan tersebut, Wamenkes Dante berbagi kisah perjuangannya sejak masa kecil hingga menjadi ilmuwan dan pejabat negara. Ia menekankan pentingnya kerja keras dan ketekunan dalam meraih kesuksesan.

“Saya lahir di keluarga yang biasa-biasa saja. Bapak saya selalu berpesan, kalau ingin jadi orang hebat, harus bekerja tiga atau empat kali lebih keras dari orang lain,” ujar Dante di hadapan para siswa.

Dante menceritakan perjalanan pendidikannya, termasuk masa sulit saat menempuh studi doktoral di University of Yamanashi, Jepang, di mana ia harus bekerja di restoran cepat saji untuk membiayai hidup. Pengalaman itu membentuk etos kerja dan ketekunannya.

“Di Jepang saya belajar banyak hal, bukan hanya tentang riset, tapi juga tentang kerja keras dan menghargai setiap proses,” kata Dante.

Ia pun menekankan bahwa setiap tantangan yang ditemui adalah kesempatan untuk belajar. Dari pengalaman tersebut, Dante berhasil menekuni penelitian di bidang bioteknologi, termasuk penemuan artificial pancreas berbasis rekayasa genetika.

Dante berharap kisah perjuangannya dapat menginspirasi siswa Sekolah Garuda untuk tidak mudah menyerah dan terus bekerja keras.

“Kalian adalah calon pemimpin masa depan. Belajarlah lebih keras setiap hari. Kalau kemarin tiga jam, besok empat jam. Kejar terus impian kalian,” pesan Dante.

Program Sekolah Garuda diperkenalkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) sebagai bagian dari visi besar Presiden Prabowo Subianto melalui Program Hasil Terbaik Cepat Nomor 4.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menjelaskan bahwa Sekolah Garuda terdiri atas dua skema utama:

1. Sekolah Garuda Baru – dibangun dari nol di wilayah dengan akses pendidikan terbatas.

2. Sekolah Garuda Transformasi – penguatan SMA/MA yang sudah ada agar siswanya mampu menembus universitas terbaik dunia.

Secara nasional, pengenalan Sekolah Garuda dilakukan serentak di 16 wilayah Indonesia, terdiri dari 12 Sekolah Garuda Transformasi dan 4 lokasi Sekolah Garuda Baru, salah satunya Kabupaten Toba.

“Dengan kurikulum berstandar internasional, sistem asrama, dan fokus pada pemerataan akses, Sekolah Garuda diharapkan mampu melahirkan generasi unggul, berdaya saing global, serta menjadi fondasi menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Brian di Jakarta.

Kegiatan pengenalan ini diharapkan menjadi titik awal transformasi pendidikan di tingkat lokal, sekaligus memotivasi siswa untuk mempersiapkan diri sebagai generasi pemimpin masa depan yang kompeten dan berintegritas. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Bareskrim Polri Bongkar Judi Online Internasional di Jakarta Barat, 321 WNA Diamankan
Presiden Prabowo Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan
Wabup Taput Serahkan KKS dan Buka Rekening Kolektif PKH-Sembako Tahap I 2026
Menkes Instruksikan Revisi Regulasi Internsip Kedokteran, Berlaku Mulai Mei 2026
Pj Sekdaprov Sumut Tekankan Pentingnya Akurasi Data Sensus Ekonomi 2026
Kemenkes RI Ingatkan Bahaya Obesitas bagi Kesehatan Masyarakat
komentar
beritaTerbaru