Senin, 11 Mei 2026

Medan Coding Competition 2026 Cetak Generasi Digital Kreatif dan Inovatif

Senin, 11 Mei 2026 14:30 WIB
Medan Coding Competition 2026 Cetak Generasi Digital Kreatif dan Inovatif
Kegiatan berlangsung pada 9-10 Mei 2026 resmi dibuka Ketua TP PKK Medan, Airin Rico Tri Putra Bayu Waas di kampus UMSU Medan, Sabtu (9/5/2026).

Medan (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) bekerja sama dengan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Medan dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara menggelar Medan Coding Competition 2026 sebagai upaya mencetak generasi digital kreatif dan inovatif.

Kegiatan yang berlangsung pada 9-10 Mei 2026 tersebut resmi dibuka Ketua TP PKK Medan, Airin Rico Tri Putra Bayu Waas, Sabtu, di kampus UMSU Medan.

Dalam sambutannya, Airin yang juga menjabat Ketua Dekranasda Medan menegaskan bahwa kompetisi ini merupakan bentuk komitmen Pemko Medan dalam membangun ekosistem talenta digital sejak usia dini hingga perguruan tinggi.

"Melalui coding, generasi muda tidak hanya belajar teknologi, tetapi juga bagaimana menciptakan solusi dan inovasi untuk masyarakat," ujarnya.

Pembukaan kegiatan turut dihadiri Rektor UMSU Prof Dr Akrim MPd, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Medan Ismiralda Wirya Alrahman, Ketua DPD IWAPI Sumatera Utara Purnama Dewi Daulay, Plt Ketua DPC IWAPI Kota Medan Yoshida Sary, Kepala BRIDA Kota Medan Benny Iskandar, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah Pemko Medan.

Medan Coding Competition 2026 diikuti peserta dari berbagai jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP, SMA/SMK hingga mahasiswa. Beragam kategori lomba dipertandingkan, di antaranya unplugged coding, scratch, robotik, e-sport, Internet of Things (IoT), hingga pengembangan aplikasi mobile.

Airin menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan mengasah kemampuan berpikir logis dan pemecahan masalah, mendorong kreativitas dan inovasi, sekaligus melahirkan talenta digital muda yang unggul.

Menurutnya, hal itu sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 yang menempatkan kualitas sumber daya manusia sebagai kunci kemajuan bangsa.

Ia pun berpesan kepada seluruh peserta agar terus belajar, berinovasi, dan tidak takut bermimpi besar dalam meraih masa depan.

Sementara itu, Rektor UMSU Prof Dr Akrim MPd menekankan pentingnya mendorong generasi muda untuk berpikir kritis serta mempelajari artificial intelligence (AI) dan coding dengan tetap berlandaskan nilai-nilai spiritual.

Menurutnya, UMSU saat ini tengah berproses menjadi kampus digital berkelas dunia melalui tiga tahap, yakni foundation, akselerasi, dan excellent. Saat ini, UMSU berada pada fase akselerasi dengan mengembangkan berbagai inovasi internal seperti chatbot dan aplikasi berbasis AI.

Akrim juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor antara perguruan tinggi, pemerintah, dan organisasi masyarakat dalam membangun ekosistem pendidikan digital yang inklusif.

Sebagai bentuk dukungan nyata, UMSU menyiapkan beasiswa penuh di Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (FIKTI) bagi peserta SMA sederajat yang meraih peringkat terbaik.

Ia juga menyebutkan bahwa UMSU dan Kota Medan akan menjadi tuan rumah Muktamar Muhammadiyah dan 'Aisyiyah pada 2027.

Ketua Panitia Medan Coding Competition 2026, Yoshida Sary mengatakan kegiatan ini lahir dari keprihatinan terhadap masih minimnya akses dan kemampuan dasar coding di kalangan anak-anak.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
1 Syawal Jatuh 10 April 2024, Pj Gubernur Sumut Ajak Masyarakat Sambut Idul Fitri dengan Ceria
Peningkatan Akademik, Pj Bupati Nizhamul Hadiri Ramah Tamah IKKSU dengan UMSU
Pj Gubernur Sumut Bangga R Sabrina Dikukuhkan sebagai Guru Besar UMSU
Curhat Menkes Malu Pasien Transplantasi RI Malah Berobat ke Malaysia
UMSU dan Pemko Pematangsiantar Teken MoU
Tim PKM UMSU Gelar Workshop di Kantor Lurah Glugur Kota
komentar
beritaTerbaru