Rabu, 17 Juni 2026

Badan Bahasa Gandeng UMSU dan UNPRI Perkuat Pengembangan Bahasa Indonesia

Senin, 15 Juni 2026 14:10 WIB
Badan Bahasa Gandeng UMSU dan UNPRI Perkuat Pengembangan Bahasa Indonesia
Kemendikdasmen melalui Badan Bahasa memperkuat kemitraan dengan perguruan tinggi guna mendukung pengembangan bahasa dan sastra Indonesia melalui penandatanganan kerja sama dengan UMSU dan UNPRI di Medan.

Medan (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) memperkuat kemitraan dengan perguruan tinggi guna mendukung pengembangan bahasa dan sastra Indonesia.

Dilansir dari laman Kemendikdasmen, komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dan Universitas Prima Indonesia (UNPRI) di Medan.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperluas pelaksanaan program kebahasaan dan kesastraan melalui peran perguruan tinggi sebagai pusat pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kepala Badan Bahasa Hafidz Muksin mengatakan bahwa sinergi dengan perguruan tinggi merupakan bagian dari upaya mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua melalui partisipasi berbagai pihak.

"Kerja sama antara Badan Bahasa dan UMSU menjadi wujud komitmen, kolaborasi, dan sinergi antara Kemendikdasmen dan perguruan tinggi dalam berbagai bidang, seperti BIPA, peningkatan dan penguatan literasi, pemartabatan bahasa, serta pengabdian kepada masyarakat," ujarnya.

Menurut Hafidz, bahasa memiliki peran penting tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai fondasi pembelajaran, pengembangan ilmu pengetahuan, dan pembentukan karakter.

Oleh karena itu, penguatan bahasa Indonesia perlu berjalan beriringan dengan pelestarian bahasa daerah serta penguasaan bahasa asing.

Ia berharap kolaborasi tersebut mampu menciptakan ruang-ruang akademik yang menempatkan bahasa sebagai fondasi utama dalam pendidikan tinggi.

Sementara itu, Rektor UMSU Akrim menyampaikan optimisme terhadap masa depan bahasa Indonesia di tingkat internasional. Menurutnya, jumlah penutur bahasa Indonesia yang terus meningkat menjadi modal penting untuk memperluas pengaruh bahasa Indonesia di dunia.

"Bahasa Indonesia telah menunjukkan pengaruh yang semakin luas di tingkat internasional melalui jumlah penuturnya yang terus berkembang. Kami optimistis pada masa yang akan datang bahasa Indonesia akan memperoleh posisi yang semakin kuat dalam pergaulan dunia," katanya.

Akrim menjelaskan, UMSU selama ini aktif mengembangkan program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) dan telah melahirkan sejumlah pengajar yang bertugas di berbagai negara. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam mendukung internasionalisasi bahasa Indonesia.

Hal senada disampaikan Wakil Rektor I UNPRI, Abdi Darma. Ia menilai kerja sama dengan Badan Bahasa membuka peluang baru bagi penguatan program kebahasaan sekaligus mendukung visi internasionalisasi kampus.

"Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata, terutama dalam upaya mengutamakan bahasa Indonesia di lingkungan kampus. Di sisi lain, sebagai kampus yang mengembangkan perspektif internasional, kami juga menjadikan program BIPA sebagai salah satu program unggulan," ujarnya.

Melalui kolaborasi ini, Badan Bahasa, UMSU, dan UNPRI berharap pengembangan bahasa dan sastra Indonesia dapat semakin luas menjangkau masyarakat.

Sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi juga diharapkan mampu memperkuat posisi bahasa Indonesia, baik di tingkat nasional maupun internasional. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Medan Coding Competition 2026 Cetak Generasi Digital Kreatif dan Inovatif
Rakor Revitalisasi Bahasa Melayu Sambas 2026 Digelar di Singkawang
Badan Bahasa Tinjau Pemanfaatan Buku Bacaan Bermutu di SDN 54 Banda Aceh
1 Syawal Jatuh 10 April 2024, Pj Gubernur Sumut Ajak Masyarakat Sambut Idul Fitri dengan Ceria
Peningkatan Akademik, Pj Bupati Nizhamul Hadiri Ramah Tamah IKKSU dengan UMSU
Pj Gubernur Sumut Bangga R Sabrina Dikukuhkan sebagai Guru Besar UMSU
komentar
beritaTerbaru