Klaten (buseronline.com) - Kreativitas siswa SD Muhammadiyah Klaten Utara melahirkan inovasi sederhana yang menarik perhatian dalam Gebyar Inovasi Pendidikan Klaten 2026.
Dilansir dari laman Jatengprov, mereka menciptakan Toska (Tong Sampah Keren Automatis), tempat sampah yang dapat membuka tutup secara otomatis menggunakan teknologi Arduino.
Inovasi tersebut dipamerkan dalam Gebyar Inovasi Pendidikan Klaten 2026 yang digelar di Grha Bung Karno, Rabu. Pameran berlangsung hingga Kamis (6/8/2026) dengan menghadirkan 61 stan yang menampilkan berbagai inovasi pendidikan dari sekolah-sekolah di Kabupaten Klaten.
Alea, siswa kelas VI
SD Muhammadiyah Klaten Utara sekaligus anggota tim penggagas Toska, mengatakan ide tersebut berawal dari keresahan terhadap kebiasaan siswa yang enggan menyentuh tutup tempat sampah karena takut tangan menjadi kotor.
"Banyak siswa yang khawatir tangannya kotor karena membuka tong sampah. Ini yang jadi ide kami membuat Toska," kata Alea.
Toska menggunakan papan mikrokontroler Arduino Uno yang dipadukan dengan sensor dan motor. Ketika tangan didekatkan ke sensor, sistem akan memberikan perintah kepada motor untuk membuka tutup tempat sampah secara otomatis.
"Cukup mendekat ke sensor, nanti motornya akan membuka tutup tong sampah," ujarnya.
Selain Toska, sejumlah
inovasi lain turut dipamerkan dalam kegiatan tersebut. Salah satunya Gerakan Bersama Literasi Terintegrasi Orangtua yang dikembangkan SD Negeri 1 Bonyokan, Kecamatan Jatinom.
Program tersebut mendorong keterlibatan orang tua dalam meningkatkan budaya literasi siswa melalui kegiatan yang dilakukan secara daring.
Bupati
Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengapresiasi berbagai
inovasi yang ditampilkan dalam Gebyar Inovasi Pendidikan
Klaten 2026.
Menurutnya, inovasi pendidikan tidak semata-mata berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga menjadi kebutuhan untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan relevan dengan perkembangan zaman.
beritaTerkait
komentar