Selasa, 16 Juni 2026

Bareskrim Polri Bongkar Judi Online Internasional di Jakarta Barat, 321 WNA Diamankan

Senin, 11 Mei 2026 19:15 WIB
Bareskrim Polri Bongkar Judi Online Internasional di Jakarta Barat, 321 WNA Diamankan
Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko didampingi lainnya saat memberikan keterangan kepada wartawan, Sabtu (9/5/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Bareskrim Polri mengungkap praktik perjudian online jaringan internasional yang beroperasi di wilayah Jakarta Barat.

Dilansir dari laman Humas Polri, dalam penggerebekan yang dilakukan, Sabtu (9/5/2026), aparat mengamankan sebanyak 321 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam aktivitas judi online.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pengungkapan kasus tersebut merupakan bagian dari implementasi program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam penegakan hukum terhadap perjudian online lintas negara.

"Ini merupakan satu bagian yang terintegrasi dengan program Bapak Presiden Republik Indonesia, Program Asta Cita, di mana implementasi dalam proses penegakan hukum, khususnya terkait perjudian online jaringan internasional," ujar Brigjen Pol Trunoyudo kepada wartawan, Sabtu.

Menurutnya, praktik perjudian online internasional menjadi perhatian serius karena terus berkembang dan dijalankan secara terorganisasi.

Sementara itu, Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Wira Satya Triputra menjelaskan pengungkapan bermula dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan sejumlah WNA di sebuah gedung di Jakarta Barat.

"Dari hasil penyelidikan tersebut, kami menemukan dugaan adanya aktivitas perjudian yang dilakukan secara terorganisasi dan melibatkan warga negara asing dari berbagai macam negara," kata Brigjen Pol Wira.

Dari total 321 orang yang diamankan, terdiri atas 57 warga negara Tiongkok, 228 warga negara Vietnam, 11 warga negara Laos, 13 warga negara Myanmar, 3 warga negara Malaysia, 5 warga negara Thailand, dan 3 warga negara Kamboja.

Polisi menyebut para pelaku ditangkap saat sedang menjalankan operasional perjudian online. "Para pelaku kami tangkap dalam keadaan tertangkap tangan, dalam arti para pelaku sudah melakukan operasional ataupun kegiatan perjudian online," ungkap Brigjen Pol Wira.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, jaringan tersebut diketahui telah beroperasi selama kurang lebih dua bulan. Polisi juga menemukan sekitar 75 domain dan situs web yang digunakan sebagai sarana perjudian online.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Polda Metro Jaya Kerahkan 585 Personel untuk Amankan Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
Korbrimob Polri dan Kementerian Lingkungan Hidup Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Lingkungan
Polri Hidupkan Kembali Satgas Anti-Mafia Bola untuk Awasi Piala Dunia 2026
Tiga Personel Ditpolsatwa Polri Raih Prestasi Gemilang, Dapat Penghargaan dari Pimpinan
Polri Siap Gelar Nobar Gratis Piala Dunia 2026 hingga Tingkat Polsek
Wakapolri Tinjau Daycare SSDM Polri, Perkuat Dukungan bagi Keluarga Personel
komentar
beritaTerbaru