Jumat, 09 Oktober 2026

Densus 88 Gelar Kampanye Cegah Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme di CFD Makassar

Senin, 06 Juli 2026 14:09 WIB
Densus 88 Gelar Kampanye Cegah Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme di CFD Makassar
Densus 88 Antiteror Polri melalui Satgaswil Sulawesi Selatan menggelar kampanye pencegahan penyebaran paham IRET di kawasan CFD Boulevard, Kota Makassar, Minggu (5/7/2026).

Makassar (buseronline.com) - Densus 88 Antiteror Polri melalui Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Sulawesi Selatan menggelar kampanye pencegahan penyebaran paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) di kawasan Car Free Day (CFD) Boulevard, Kota Makassar, Minggu.

Kegiatan yang dipimpin Kasatgaswil Sulawesi Selatan Densus 88 AT Polri, Kombes Pol Agung N Masloman SIK MH tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta mencegah berkembangnya paham radikal dan perilaku perundungan (bullying) di lingkungan sosial.

Dalam kegiatan itu, personel Satgaswil Sulawesi Selatan memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya menanamkan nilai-nilai kebangsaan, menghargai keberagaman, serta membangun lingkungan yang aman, damai, dan saling menghormati.

Selain memberikan edukasi, masyarakat juga diajak menyatakan komitmennya melalui penandatanganan banner bertuliskan "Say No To Bullying, Intolerance, Radicalism, Terrorism" sebagai simbol penolakan terhadap segala bentuk intoleransi, radikalisme, ekstremisme, terorisme, dan perundungan.

Kasatgaswil Sulawesi Selatan Densus 88 AT Polri, Kombes Pol Agung N Masloman, mengatakan upaya pencegahan penyebaran paham IRET tidak dapat dilakukan oleh aparat penegak hukum semata, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

"Pencegahan harus dimulai dari kesadaran bersama. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk semakin memahami pentingnya menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme, terorisme, maupun bullying yang dapat merusak kehidupan bermasyarakat. Sinergi antara Polri dan masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis," ujar Agung.

Menurutnya, ruang publik seperti Car Free Day menjadi sarana yang efektif untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kebangsaan secara humanis.

Selama kegiatan berlangsung, masyarakat tampak antusias mengikuti rangkaian kampanye dan berinteraksi dengan personel Densus 88 AT Polri. Kegiatan berjalan aman, tertib, serta mendapat respons positif dari masyarakat yang hadir sebagai bentuk dukungan terhadap terciptanya kehidupan yang harmonis, toleran, dan bebas dari paham kekerasan. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Puslitbang Polri Evaluasi Mutu Pengadaan Barang dan Jasa di Polresta Banda Aceh
Korlantas Polri Bersama KemenPAN-RB dan BSSN Bahas Integrasi SIM dan STNK Digital
Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Langsung Ditahan
Korlantas Polri Tingkatkan Profesionalisme Personel Wal dan PJR Lewat Coaching Clinic
Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Wahyu Hadiningrat Jadi Wakapolri
Kecelakaan KM Virgo Transport 8, Perkara Dilimpahkan ke Mabes Polri
komentar
beritaTerbaru