Minggu, 12 April 2026

Dorong Akselerasi Perumahan Rakyat, Bobby Nasution Sukseskan Program Tiga Juta Rumah

Minggu, 12 Oktober 2025 12:23 WIB
Dorong Akselerasi Perumahan Rakyat, Bobby Nasution Sukseskan Program Tiga Juta Rumah
Gubernur Sumut Bobby Nasution bersama Menteri PKP Maruarar Sirait serta jajaran menyerahkan secara simbolis kunci rumah kepada penerima manfaat dalam kegiatan Sosialisasi Kredit Program Perumahan di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Ju
Medan (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menegaskan komitmennya untuk mempercepat realisasi Program Tiga Juta Rumah, dengan menggandeng seluruh pemangku kepentingan dari pemerintah daerah, perbankan, hingga pengembang.

Langkah ini ditempuh melalui perluasan akses pembiayaan, penyederhanaan perizinan, serta penataan kawasan permukiman yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, saat membuka kegiatan Sosialisasi Kredit Program Perumahan (KPP) di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat.

Acara tersebut turut dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian, serta sejumlah pejabat tinggi lainnya, termasuk Sekdaprov Sumut Togap Simangunsong, para kepala daerah se-Sumut, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, perbankan, asosiasi perumahan, pengembang, dan pelaku industri pendukung.

Dalam sambutannya, Bobby Nasution menegaskan bahwa keberhasilan program perumahan rakyat memerlukan sinergi lintas sektor.

“Kami percaya, dengan kerja sama yang sinergis antar-stakeholder, Sumatera Utara dapat menjadi salah satu provinsi terdepan dalam pelaksanaan program perumahan rakyat di Indonesia. Rumah layak untuk semua, ekonomi tumbuh, dan masyarakat hidup sejahtera, itulah tujuan yang ingin kita capai bersama,” ujar Bobby.

Bobby juga menginstruksikan pemerintah kabupaten/kota untuk memetakan calon penerima manfaat secara akurat, mempercepat proses verifikasi, serta mengintensifkan sosialisasi program hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Kepada pihak perbankan, ia meminta agar proses administrasi kredit dipermudah tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian, sementara para pengembang diminta menjaga kualitas bangunan dan infrastruktur pendukung sesuai standar program nasional.

Menurut Bobby, sektor perumahan memiliki efek pengganda yang besar terhadap perekonomian daerah.

“Setiap rumah yang dibangun menggerakkan banyak sektor, mulai dari industri bahan bangunan, jasa konstruksi, hingga penyerapan tenaga kerja. Program ini juga menjadi jalan bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah sendiri,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait mengapresiasi langkah cepat Gubernur Sumut dalam mengakselerasi program Tiga Juta Rumah yang menjadi bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto.

Maruarar menjelaskan bahwa salah satu skema pembiayaan yang kini bisa dimanfaatkan masyarakat adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan. Ia menegaskan, program ini harus tepat sasaran.

“Program KUR bukan untuk orang kaya. Ini adalah bentuk kehadiran negara untuk membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan rumah layak,” tegas Maruarar.

Ia juga meminta pihak perbankan untuk aktif memberikan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat, serta mendorong pemerintah daerah agar mempercepat proses perizinan pembangunan perumahan.

“Kita buat yang susah jadi mudah, yang lamban jadi cepat,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan bahwa sektor perumahan memiliki efek ganda (multiplier effect) yang signifikan terhadap perekonomian nasional.

“Program Tiga Juta Rumah diperkirakan berkontribusi sekitar dua persen terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, karena melibatkan banyak sektor, mulai dari pemerintah, swasta, hingga masyarakat,” terang Tito.

Acara sosialisasi diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama antara Pemprov Sumut, perbankan, dan asosiasi pengembang perumahan dalam rangka memperkuat kolaborasi menuju percepatan realisasi Program Tiga Juta Rumah di Sumatera Utara.

Dengan kolaborasi lintas sektor yang semakin kuat, Pemprov Sumut menegaskan tekadnya untuk mewujudkan hunian layak, berkeadilan, dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
komentar
beritaTerbaru