Minggu, 12 April 2026

Bobby Nasution Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Labura-Toba Tahun Ini Dimulai Setelah Puluhan Tahun Rusak

Minggu, 28 September 2025 12:30 WIB
Bobby Nasution Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Labura-Toba Tahun Ini Dimulai Setelah Puluhan Tahun Rusak
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution didampingi Bupati Toba Effendi Sintong meninjau jalan rusak Labura–Toba di Desa Cinta Damai, Kecamatan Nassau, Toba, Kamis (25/9/2025). (Dok/Diskominfo Sumut)
Toba (buseronline.com) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution memastikan perbaikan jalan rusak yang menghubungkan Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) dengan Kabupaten Toba akan mulai dikerjakan tahun ini. Namun, pengerjaan dilakukan secara bertahap mengingat kondisi jalan yang berbeda-beda tingkat kerusakannya.

Untuk tahap pertama, ruas jalan yang akan diperbaiki pada tahun ini adalah sepanjang 3,1 kilometer di wilayah Labura. Sementara itu, perbaikan jalan di ruas Silimbat–Parsoburan, Kabupaten Toba, dijadwalkan dikerjakan pada awal tahun 2026.

“Tahun ini yang kita kerjakan itu di Labura sekitar 3,1 km. Sedangkan di bagian Toba akan dikerjakan awal tahun (2026). Tidak bisa kita kerjakan keseluruhan tahun ini karena Parsoburan–Silimbat kerusakannya lebih berat. Waktu pengerjaan yang tinggal tiga bulan lagi tidak akan cukup,” jelas Bobby Nasution usai meninjau ruas jalan Labura–Toba di Desa Cinta Damai, Kecamatan Nassau, Toba, Kamis.

Bobby menegaskan, jalan tersebut merupakan jalur strategis bagi distribusi hasil pertanian. Selama puluhan tahun, kondisi jalan yang rusak parah telah membuat harga jual hasil pertanian di Kecamatan Habinsaran, Borbor, dan Nassau lebih rendah dibanding daerah lain.

Tak hanya itu, rusaknya akses jalan juga menyebabkan tingginya harga pupuk, kebutuhan sehari-hari, hingga peralatan pertanian. Dengan adanya perbaikan, diharapkan harga komoditas pertanian lebih kompetitif dan biaya logistik lebih murah.

“Manfaatnya mudah-mudahan hasil pertanian dan perkebunan di Toba bisa semakin baik harganya. Logistik juga lebih murah. Selama ini karena harus memutar lewat Porsea, harga beli hasil pertanian jadi rendah. Kalau jalan ini nyambung, kenaikannya bisa sampai Rp700 per kilogram,” ungkap Bobby.

Sementara itu, salah satu warga Kecamatan Habinsaran, Sunggul Pasaribu, mengaku masyarakat sudah lama menunggu realisasi perbaikan jalan ini. Menurutnya, akses jalan yang rusak parah telah menghambat mobilitas warga, termasuk untuk menjual hasil pertanian maupun mendapatkan layanan kesehatan.

“Sudah berpuluh-puluh tahun jalan ini rusak parah. Kami sulit menjual hasil pertanian, barang-barang jadi mahal, susah kalau harus ke rumah sakit. Mudah-mudahan pengerjaannya cepat selesai,” ujar Sunggul.

Dalam kunjungan ini, Bobby Nasution turut didampingi Bupati Toba, Effendi Sintong P Napitupulu, Ketua TP PKK Toba Astita Boru Simanjuntak, serta unsur Forkopimda. Hadir pula Kepala Dinas PUPR Sumut Hendra Dermawan Siregar, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Naslindo Sirait, serta sejumlah OPD terkait lainnya. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
komentar
beritaTerbaru