Minggu, 12 April 2026

Pemprov Sumut Permudah Akses Hunian Layak Lewat Program 3 Juta Rumah dan Bedah Rumah

Rabu, 24 September 2025 12:16 WIB
Pemprov Sumut Permudah Akses Hunian Layak Lewat Program 3 Juta Rumah dan Bedah Rumah
Kepala Dinas Perkim Sumut Hasmirizal Lubis memberikan keterangan pers terkait Program 3 Juta Rumah dan Bedah Rumah di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Senin (22/9/2025). (Dok/Diskominfo Sumut)
Medan (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus berupaya mempermudah masyarakat memiliki rumah layak huni. Melalui Program 3 Juta Rumah dan Bedah Rumah, Pemprov Sumut menargetkan pengurangan kesenjangan antara ketersediaan rumah dan kebutuhan masyarakat (backlog) yang masih cukup tinggi.

Berdasarkan data Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Sumut, backlog di provinsi ini mencapai 938.217 rumah tangga atau sekitar 9,5 persen dari total backlog nasional. Selain itu, ribuan keluarga masih menempati rumah tidak layak huni (RTLH).

“Target kita tahun ini membangun 15 ribu rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), dan sampai saat ini yang sudah akad sekitar 7.028 unit,” kata Kepala Dinas Perkim Sumut, Hasmirizal Lubis, saat temu pers yang difasilitasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut, di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin.

Sementara untuk mengurangi jumlah RTLH, Pemprov Sumut menargetkan melakukan bedah rumah sebanyak 400 unit tahun ini. Program ini diharapkan mampu mengentaskan kawasan pemukiman kumuh, terutama di kota-kota besar.

“Anggarannya Rp30 juta per RTLH, tetapi kami juga mengedepankan swakelola. Jadi ada tambahan dana dari masyarakat bila memang menginginkan spesifikasi tertentu,” jelas Hasmirizal.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa kedua program ini akan memberi dampak signifikan terhadap tata ruang wilayah di Sumut, termasuk tumbuhnya kawasan perkotaan baru. Tata ruang yang baik diyakini dapat meningkatkan kualitas hidup sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Oleh karena itu, kami benar-benar memperhatikan integrasinya dengan transportasi publik, sarana prasarana dan utilitas seperti drainase, sanitasi, air bersih, jalan lingkungan, serta ruang terbuka hijau,” ungkapnya.

Selain menyediakan rumah layak huni, Pemprov Sumut juga mempermudah akses masyarakat terhadap program ini melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

“Dengan FLPP, masyarakat bisa mendapatkan kemudahan akses: DP hanya 1 persen, bunga flat 5 persen, tanpa biaya notaris, bunga 0 persen, serta BBN gratis. Ini tentu sangat membantu MBR,” kata Hasmirizal.

Pemprov Sumut berharap masyarakat dapat memanfaatkan program ini secara optimal untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal sekaligus mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di provinsi tersebut. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
Tags
beritaTerkait
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
komentar
beritaTerbaru