Minggu, 12 April 2026

Program PUBG Pemprov Sumut Hadirkan SPP Gratis, Internet, Perpustakaan, hingga Pelatihan Guru

Minggu, 21 September 2025 10:07 WIB
Program PUBG Pemprov Sumut Hadirkan SPP Gratis, Internet, Perpustakaan, hingga Pelatihan Guru
Perwakilan Dinas Pendidikan Pemprov Sumut Faisyal Hartawan Isma bersama Kepala Dinas Kominfo Sumut Erwin Hotmansah Harahap, Kepala BPSDM Sumut Agustinus, dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Desni Maharani Saragih saat temu pers tentang Program Unggula
Medan (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) memastikan Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) tidak hanya sebatas menggratiskan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP). Program ini juga akan dilengkapi dengan layanan internet gratis, pelatihan tenaga pengajar, serta dukungan perpustakaan.

PUBG akan digulirkan secara bertahap mulai tahun ajaran baru 2026–2027. Kepulauan Nias dipilih sebagai zona pertama penerapan program unggulan Gubernur Sumut Bobby Nasution.

Saat ini, PUBG masih dalam tahap studi kelayakan dan survei untuk memastikan skema pelaksanaan, kebutuhan anggaran, serta teknis lainnya. Hasil studi tersebut nantinya akan menjadi dasar penyusunan Peraturan Gubernur sebagai payung hukum pelaksanaan PUBG.

“Masih dalam tahap studi kelayakan dan survei. Dari sini nanti kita tahu berapa tepatnya anggaran yang dibutuhkan, berapa biaya per siswa, karena SPP berbeda-beda di tiap sekolah. Selain itu juga akan dihitung siswa mana yang sudah ditanggung dana BOS agar tidak terjadi tumpang tindih,” jelas perwakilan Dinas Pendidikan Pemprov Sumut, Faisyal Hartawan Isma, dalam temu pers yang difasilitasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No 30 Medan, Jumat.

Kepala Dinas Kominfo Sumut, Erwin Hotmansah Harahap, menambahkan bahwa PUBG akan disinergikan dengan program internet gratis. Hal ini diharapkan dapat membantu siswa di Kepulauan Nias, khususnya wilayah yang sulit mengakses jaringan internet.

“Menurut data Dinas Pendidikan ada 144 SMA/SMK di Kepulauan Nias. Kita menunggu hasil studi dan survei, kemudian akan kita sinkronkan dengan program internet gratis Kominfo agar lebih tepat sasaran,” ujar Erwin.

Selain itu, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumut juga akan meningkatkan kualitas aparatur pendidikan, termasuk guru dan kepala sekolah. Kepala BPSDM Sumut, Agustinus, menegaskan peningkatan kapasitas tenaga pendidik menjadi prioritas utama.

“Tenaga pendidik tetap fokus utama kami. Namun aparatur di bidang pendidikan, seperti kepala sekolah, juga akan kita tingkatkan kapasitasnya,” tegasnya.

Dukungan lain datang dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Sumut. Kepala Dinas, Desni Maharani Saragih, menyampaikan bahwa perpustakaan daerah dan layanan perpustakaan keliling akan dimaksimalkan.

“Kami akan maksimalkan perpustakaan daerah serta layanan perpustakaan keliling. Jadi PUBG tidak sebatas sekolah gratis, tapi juga memastikan tujuan utamanya, yakni melahirkan generasi unggul, benar-benar tercapai,” tutur Desni.

Dengan sinergi lintas sektor, Pemprov Sumut berharap PUBG bukan hanya sekadar program pembebasan biaya, tetapi juga langkah strategis mencetak generasi berkualitas yang siap menghadapi tantangan masa depan. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
Tags
beritaTerkait
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
komentar
beritaTerbaru