Minggu, 12 April 2026

Rico Waas: Tata Kelola Keuangan Daerah Harus Transparan, Efektif, dan Akuntabel

Kamis, 04 September 2025 07:12 WIB
Rico Waas: Tata Kelola Keuangan Daerah Harus Transparan, Efektif, dan Akuntabel
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memimpin Entri Meeting Serentak Tim Pemeriksaan BPK RI Perwakilan Sumut Semester II Tahun 2025 dari Rumah Dinas Wali Kota Medan, Selasa (2/9/2025). (Dok/Diskominfo Medan)
Medan (buseronline.com) - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa tata kelola keuangan publik bukan sekadar soal angka dan laporan, tetapi juga soal kepercayaan masyarakat. Ia menekankan, rakyat Kota Medan berhak mengetahui bahwa setiap rupiah yang dibayarkan melalui pajak dan retribusi digunakan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat.

“Karena itu, kami memandang pemeriksaan BPK sebagai sebuah kesempatan, bukan beban. Pemeriksaan bukan untuk mencari kesalahan, melainkan untuk mengarahkan, mengingatkan, dan memperbaiki,” ujar Wali Kota saat membuka Entri Meeting Serentak Tim Pemeriksaan BPK RI Perwakilan Sumut Semester II Tahun 2025 se-Sumut, Selasa, secara daring dari Rumah Dinas Wali Kota Medan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BPK RI Perwakilan Sumut, Paula Henry Simatupang, sejumlah kepala daerah di Sumut, Sekda Medan Wiriya Alrahman, serta pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan.

Rico Waas menekankan, kegiatan entry meeting bukan sekadar agenda seremonial, tetapi langkah awal penting dalam proses pemeriksaan pengelolaan keuangan daerah. Menurutnya, kehadiran BPK merupakan bagian dari mekanisme checks and balances, sekaligus memastikan pengelolaan keuangan daerah sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan efektivitas.

Pemko Medan berkomitmen memberikan akses penuh kepada tim pemeriksa terhadap dokumen, data, dan informasi yang dibutuhkan, serta mendampingi seluruh proses pemeriksaan secara proaktif. “Kami menyambut kehadiran tim pemeriksa BPK dengan tangan terbuka dan pikiran terbuka,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menyatakan bahwa setiap rekomendasi BPK akan ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan tuntas, agar tata kelola keuangan daerah semakin transparan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Pada semester sebelumnya, Kota Medan berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Namun, Rico Waas menekankan bahwa capaian tersebut bukan tujuan akhir, melainkan tanggung jawab moral untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan.

Tantangan seperti penataan aset daerah, keterlambatan rekonsiliasi laporan keuangan, kelemahan sistem pengendalian internal, dan peningkatan kapasitas SDM di bidang akuntansi pemerintahan masih harus diatasi.

“Catatan-catatan itu kami pandang sebagai ruang untuk memperbaiki diri. Semangat kami sederhana: setiap pemeriksaan harus menghasilkan kemajuan, bukan sekadar laporan,” katanya.

Wali Kota juga berharap tim pemeriksa BPK membuka dialog intensif dengan jajaran Pemko Medan, memberikan pendampingan edukatif, serta mendorong akselerasi perbaikan. “BPK adalah mitra strategis yang membantu kami memahami standar pengelolaan keuangan dengan lebih baik. Setiap rekomendasi akan menjadi prioritas tindak lanjut kami,” tambahnya.

Rico Waas menutup sambutannya dengan mengajak seluruh pihak menjadikan momentum pemeriksaan sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas tata kelola, memperkuat integritas aparatur, dan menyejahterakan masyarakat Kota Medan. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
komentar
beritaTerbaru