Minggu, 12 April 2026

Pemprov Sumut Adakan Pasar Murah di 33 Kabupaten/Kota untuk Stabilkan Harga Pangan

Jumat, 29 Agustus 2025 12:23 WIB
Pemprov Sumut Adakan Pasar Murah di 33 Kabupaten/Kota untuk Stabilkan Harga Pangan
Warga menyambut antusias kehadiran Gubernur Sumut Bobby Nasution yang meninjau Pasar Murah di Lapangan PTPN I, Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, Rabu (27/8/2025). (Dok/Diskominfo Sumut)
Deliserdang (buseronline.com) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution membuka dan meninjau pelaksanaan Pasar Murah untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan harga komoditas pangan yang dijual lebih murah dibanding harga pasar.

Pasar Murah digelar di 33 kabupaten/kota di Sumut, sebagai upaya menstabilkan harga sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan serta membantu daya beli masyarakat yang membutuhkan.

Bobby Nasution meninjau pasar murah di Deliserdang dan Binjai, Rabu. Di Lapangan PTPN I, Regional I, Jalan Lintas Sumatera Limau Manis, Kecamatan Tanjungmorawa, Deliserdang, gubernur disambut hangat warga yang tengah membeli kebutuhan pokok.

Dalam kesempatan itu, Bobby berdialog dengan warga mengenai harga beras, minyak, gula, telur, cabai merah, bawang merah, dan lainnya. Menanggapi permintaan warga, ia menurunkan sejumlah harga komoditas, antara lain:

Beras SPHP dari Rp56.500 per 5 kg menjadi Rp55.000 per 5 kg

Telur dari Rp51.000 per papan menjadi Rp45.000 per papan

Minyakita dari Rp16.500/liter menjadi Rp15.500/liter

Gula pasir dari Rp17.500/kg menjadi Rp16.500/kg

Harga cabai merah dan bawang merah juga lebih murah di pasar murah dibanding harga pasar umum. Cabai merah dijual Rp35.000/kg (harga pasar Rp42.000/kg), sementara bawang merah dijual Rp35.000/kg (harga pasar Rp40.000/kg).

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan ESDM Sumut, Fitra Kurnia, menjelaskan pasar murah digelar menyusul kenaikan beberapa produk dalam indeks harga konsumen, khususnya beras.

“Sebenarnya sejak Senin sudah dilaksanakan pasar murah. Alhamdulillah, beras SPHP kategori medium yang sudah tersalur sebanyak 180 ton di kabupaten/kota. Bulog juga ikut menyalurkan ke pasar ritel, jumlahnya sudah mencapai 2.000 ton. Diharapkan gerakan ini bisa menurunkan harga beras di pasar,” ujar Fitra.

Warga pun menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pasar murah. Ernawati, warga Kecamatan Lubuk Pakam, mengaku terbantu dengan harga beras dan telur yang lebih murah dibanding pasaran.

Usai dari Deliserdang, Gubernur Bobby didampingi Wakil Walikota Binjai Hasanul Jihadi dan OPD Sumut meninjau pasar murah di Lapangan Asrama Kebun Lada, Jalan T Amir Hamzah Binjai Utara. Antusiasme warga terlihat tinggi.

Riri Savira, warga Jati Negara Binjai, mengungkapkan harapannya agar pasar murah digelar lebih sering.
“Pastinya kami sangat berterima kasih adanya pasar murah. Ini sangat membantu kami memenuhi bahan pokok, yang kami beli lebih murah dari pasaran. Kalau bisa sebulan ada dua kali pasar murah ini, biar kami lebih terbantu,” ujarnya.

Pelaksanaan Pasar Murah ini diharapkan dapat menstabilkan harga pangan sekaligus meringankan beban masyarakat di 33 kabupaten/kota di Sumut. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
komentar
beritaTerbaru