Minggu, 12 April 2026

Dinkes Medan Catat 114 Kasus Kecacingan Selama Semester I 2025

Selasa, 26 Agustus 2025 12:30 WIB
Dinkes Medan Catat 114 Kasus Kecacingan Selama Semester I 2025
Ilustrasi Penyakit Kecacingan.
Medan (buseronline.com) – Penyakit kecacingan masih menjadi perhatian serius di Kota Medan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan mencatat 114 kasus terjadi sepanjang Januari hingga Juni 2025. Dari total kasus tersebut, 62 diderita laki-laki dan 52 perempuan. Data ini dihimpun dari 41 puskesmas yang ada di Medan.

“Laporan ini berasal dari 41 puskesmas di Medan yang menangani kasus kecacingan,” ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Medan, dr Pocut Fatimah Fitri, Senin (25/8/2025).

Pocut menuturkan, kecacingan masih menjadi salah satu masalah kesehatan menahun di Indonesia, terutama yang ditularkan melalui tanah. Penyakit ini dapat menimbulkan berbagai dampak, mulai dari penurunan kesehatan dan gizi hingga memengaruhi kecerdasan serta produktivitas.

“Infeksi cacing bisa menyebabkan kehilangan karbohidrat, protein, dan darah. Dampaknya berujung pada penurunan kualitas sumber daya manusia. Tingkat prevalensi juga cenderung tinggi pada masyarakat berpenghasilan rendah dengan kondisi sanitasi yang buruk,” jelasnya.

Laporan Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebut, di negara berkembang, lebih dari separuh penyakit—selain malaria—dipicu oleh infeksi parasit cacing. Bank Dunia juga menilai, pemberian obat cacing bagi anak sekolah menjadi salah satu program kesehatan masyarakat paling efektif dan murah dari sisi biaya.

Sebagai upaya pengendalian, pemerintah telah menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri, yakni Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Pendidikan Nasional, yang diimplementasikan melalui program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).

Lebih lanjut, Pocut mengingatkan, kecacingan tidak boleh dipandang sepele. Penyakit ini dapat mengganggu proses pencernaan, penyerapan, dan metabolisme makanan. Jika berlarut, efeknya bisa menghambat pertumbuhan anak, menurunkan kecerdasan, serta melemahkan sistem kekebalan tubuh.

“Langkah pencegahan harus dimulai dari menjaga kebersihan lingkungan, memperbaiki sanitasi, serta mengonsumsi obat cacing secara rutin, terutama untuk anak-anak usia sekolah,” tegasnya. (P3)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
komentar
beritaTerbaru