Minggu, 12 April 2026

Pelestarian Wastra Tabagsel, Rumah Tenun Nadira Disambangi Kahiyang Ayu

Kamis, 21 Agustus 2025 12:17 WIB
Pelestarian Wastra Tabagsel, Rumah Tenun Nadira Disambangi Kahiyang Ayu
Ketua Dekranasda Sumut, Kahiyang Ayu, melihat langsung kain wastra khas Tabagsel saat berkunjung ke Rumah Tenun Nadira, Kota Padangsidimpuan, Selasa (19/8/2025). (Dok/Diskominfo Sumut)
Padangsidimpuan (buseronline.com) - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Utara, Kahiyang Ayu, melakukan kunjungan ke Rumah Tenun Nadira di Jalan Imam Bonjol, Kota Padangsidimpuan, Selasa. Kehadirannya menjadi wujud dukungan nyata bagi pelestarian wastra (kain tradisional) dan pemberdayaan UMKM di kawasan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).

Dalam kunjungan tersebut, Kahiyang Ayu berinteraksi langsung dengan pemilik Rumah Tenun Nadira, Rizki Yuhdiana Siregar, sekaligus meninjau proses produksi tenun tradisional yang telah lama menjadi identitas budaya masyarakat setempat. Ia juga membeli sejumlah kain hasil karya pengrajin lokal sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap produk daerah.

“Kita ingin para pengrajin wastra di Sumut semakin dikenal, bukan hanya di daerah tetapi juga di tingkat nasional. Salah satu caranya adalah dengan terus mengenakan dan mempromosikan produk mereka,” ujar Kahiyang.

Rumah Tenun Nadira sendiri berdiri sejak 9 Februari 2010 dan telah menjadi salah satu pusat produksi tenun di Padangsidimpuan. Menurut Rizki, usaha ini berawal dari kecintaannya pada kain tradisional serta keinginan melestarikan Ulos Batak Angkola sebagai warisan budaya leluhur.

“Kami memproduksi berbagai jenis kain dan busana berbahan tenun, seperti ulos, selendang, sarung, paroppa sadun, hingga ready to wear untuk pria dan wanita,” jelas Rizki.

Produksi dilakukan oleh 23 pengrajin lokal dengan sistem berbasis rumah. Bahan baku seperti benang poliester, katun, dan semi sutra disediakan oleh Rumah Tenun Nadira, kemudian didistribusikan kepada pengrajin sesuai pesanan dan motif kekinian.

“Kami distribusikan bahan ke pengrajin, lalu mereka mengerjakan dari rumah masing-masing. Sistem ini sekaligus menjaga keterlibatan masyarakat lokal dalam proses produksi,” tambahnya.

Atas kunjungan Ketua Dekranasda Sumut, Rizki menyampaikan apresiasi yang mendalam. Menurutnya, perhatian tersebut menjadi penyemangat bagi pengrajin untuk terus menghasilkan produk berkualitas tinggi.

“Kami berterima kasih kepada Ibu Kahiyang Ayu. Kehadiran beliau memberi motivasi besar dan semoga membawa dampak positif untuk semakin mengenalkan produk khas Padangsidimpuan ke masyarakat luas,” pungkasnya. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
komentar
beritaTerbaru