Deliserdang (buseronline.com) - Timnas Indonesia U-17 menjaga asa meraih gelar juara Piala Kemerdekaan 2025 setelah menaklukkan Uzbekistan U-17 dengan skor 2-0 di Stadion Utama Sumatera Utara, Deliserdang, Jumat malam.
Pelatih Nova Arianto melakukan rotasi pemain, termasuk memberi kesempatan tampil sejak menit pertama kepada Noha Pohan Simangunsong. Keputusan itu langsung membuahkan hasil.
Gol pembuka tercipta di menit ke-17 melalui aksi gemilang Dimas Prasetyo yang mengecoh bek dan kiper Uzbekistan sebelum menempatkan bola ke sisi kanan gawang.
Lima menit kemudian, Aaron Thomas O’Neil nyaris menggandakan keunggulan, namun tendangannya berhasil dihalau bek lawan.
Uzbekistan berusaha membalas dan menciptakan beberapa peluang berbahaya, salah satunya lewat sundulan Laziz Abduraimov pada menit ke-36 yang berhasil diblok Putu Panji ketika kiper Dafa Al Gasemi sudah meninggalkan gawang.
Peluang Ruziboev (40’), Abduraimov (58’), dan tembakan Kapran Kirril (61’) juga digagalkan Dafa lewat penyelamatan gemilang.
Garuda Muda memastikan kemenangan pada menit ke-70 setelah sundulan Al Gazani Dwi Sugandi memanfaatkan umpan matang dari sisi kiri tak mampu dibendung kiper Uzbekistan. Skor 2-0 bertahan hingga laga usai.
“Saya senang dengan penampilan tim di dua uji coba ini. Fokus kami di laga ini adalah memberi kesempatan pemain yang belum tampil. Ada beberapa catatan, tapi saya yakin pemain bisa belajar,” ujar Nova Arianto seusai laga.
Nova juga menegaskan bahwa laga terakhir melawan Mali akan menjadi penentu juara. “Mali tim hebat. Dua laga sebelumnya mereka cukup baik. Saya harap pemain tidak terbeban dan tetap kuat secara mental,” katanya.
Kemenangan ini membuat Indonesia mengoleksi empat poin dan berada di posisi kedua klasemen, tertinggal dua angka dari Mali yang memimpin dengan enam poin setelah mengalahkan Tajikistan 4-2.
Laga terakhir Mali U-17 melawan Indonesia U-17 akan digelar pada Senin (18/8/2025) pukul 20.30 WIB. Indonesia wajib menang untuk mengamankan gelar juara sekaligus mempersembahkan kado istimewa pada peringatan Hari Kemerdekaan RI, sementara Mali cukup dengan hasil imbang untuk mengangkat trofi. (P3)
Editor
: Nicolas Simanjuntak
beritaTerkait
komentar