Minggu, 12 April 2026

Gubernur Bobby Tetapkan Pembangunan RSUD Baru di Silangit sebagai Program Prioritas

Kamis, 14 Agustus 2025 10:07 WIB
Gubernur Bobby Tetapkan Pembangunan RSUD Baru di Silangit sebagai Program Prioritas
Bupati Taput, JTP didampingi Plt Direktur dr Bobby Simanjuntak MKM saat berdiskusi saling bertukar pikiran dengan Menkes Sadikin dan Gubsu Bobby usai audiensi ke Kemenkes di Jakarta, Senin (11/08/2025). (Dok/Kominfo Taput)
Taput (buseronline.com) - Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) baru di kawasan Silangit, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), resmi masuk ke dalam program prioritas Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution.

Proyek ini dirancang sebagai pusat layanan kesehatan unggulan berbasis kompetensi yang akan melayani wilayah Tapanuli Raya.

Gubernur Bobby menyebut, RSUD Silangit akan menjadi rumah sakit rujukan bagi tujuh kabupaten/kota di kawasan Pantai Barat Sumatera, termasuk wilayah Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba.

“Dengan rencana pembangunan RSUD ini, maka akan menjadi pengampu tujuh kabupaten/kota di kawasan Pantai Barat, termasuk KSPN Danau Toba,” ujar Bobby saat melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Senin.

Pemkab Taput telah menyiapkan lahan untuk pembangunan rumah sakit. Pemerintah provinsi akan membantu sebagian pembangunan fisik dan pengadaan alat kesehatan (alkes), namun Bobby menegaskan dukungan Kementerian Kesehatan tetap dibutuhkan agar rencana ini dapat terealisasi.

“Intinya, kami siap berkolaborasi mendukung pembangunan RS di Silangit yang dekat dengan Bandara Internasional Silangit. Ini sangat strategis,” tambahnya.

Bupati Taput, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat (JTP), yang turut hadir, mengatakan lokasi Silangit berada di posisi strategis di tengah sejumlah kabupaten, seperti Toba, Humbang Hasundutan, dan Samosir, serta di jalur utama KSPN Danau Toba.

Menurutnya, keberadaan bandara internasional di kawasan tersebut menjadi peluang besar untuk mempercepat akses layanan kesehatan bertaraf regional bahkan internasional.

“Pembangunan RSUD ini bukan hanya memperluas cakupan layanan kesehatan, tetapi juga memperkuat ketahanan sistem kesehatan di Tapanuli Utara,” jelasnya.

JTP menambahkan, RSUD Tarutung saat ini memiliki keterbatasan lahan sehingga sulit dikembangkan, baik dari sisi kapasitas maupun layanan spesialistik. Relokasi ke Silangit dianggap sebagai langkah strategis untuk mengantisipasi pertumbuhan penduduk, dinamika sosial-ekonomi, sekaligus meningkatkan daya saing layanan kesehatan.

RSUD Silangit nantinya diharapkan dapat melayani sekitar 2,3 juta penduduk di wilayah Tapanuli Raya, Pantai Barat Sumatera, hingga perbatasan Aceh. Rumah sakit ini juga direncanakan memiliki layanan unggulan KJSU-KIA (Kanker, Jantung, Stroke, Uronefro – Kesehatan Ibu dan Anak) serta menjadi RS pendidikan bekerja sama dengan institusi pendidikan.

“Kami berharap dukungan penuh dari Kemenkes agar rencana strategis ini dapat segera direalisasikan demi pelayanan kesehatan yang lebih baik, merata, dan berdaya saing,” ungkap JTP.

Menkes Budi Gunadi Sadikin menyambut positif usulan ini. “Kami akan menganalisa usulan ini sesuai dengan kesanggupan anggaran tahun depan,” ujarnya.

Audiensi tersebut juga dihadiri para kepala daerah dari Kabupaten Asahan, Batubara, dan Mandailing Natal (Madina), serta kepala dinas kesehatan provinsi dan kabupaten. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
Tags
beritaTerkait
PSSI Gelar Program Coach Educator Development untuk Tingkatkan Kualitas Pelatih
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
komentar
beritaTerbaru