Minggu, 12 April 2026

Pemko Medan Tebus Ijazah, Kiki Kini Bisa Simpan Ijazah Sendiri

Minggu, 03 Agustus 2025 10:07 WIB
Pemko Medan Tebus Ijazah, Kiki Kini Bisa Simpan Ijazah Sendiri
Kiki Wulandari Nasution (tengah), siswi Kelas XI SMK UISU, didampingi ayahnya Arifin (kiri) menerima ijazah SMP yang telah dua tahun tertahan dari Kepala Sekolah SMP Swasta Al Washliyah IV Medan, Lis Isnur Kanti SPd (kanan), setelah ditebus melalui progra
Medan (buseronline.com) - Wajah ceria terpancar dari Kiki Wulandari Nasution, siswi Kelas XI SMK UISU, yang akhirnya bisa menggenggam dan menyimpan sendiri ijazah SMP-nya setelah dua tahun tertahan di sekolah. Ijazah Kiki berhasil ditebus melalui program “Tebus Ijazah” yang digagas Pemerintah Kota (Pemko) Medan.

“Tunggakan saya SPP lima bulan dan uang seragam batik,” kata Kiki, saat ditemui di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Kamis.

Kiki hadir bersama Kepala Sekolah SMP Swasta Al Washliyah IV Medan, Lis Isnur Kanti SPd, dan ayahnya, Arifin, yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung. Ia mengaku sangat bersyukur atas bantuan dari Pemko Medan.

“Senang sekali. Hari ini Pemko Medan membantu saya menebus ijazah yang tertahan sejak dua tahun lalu,” ucapnya haru.

Arifin, warga Jalan Selambo, Kecamatan Medan Amplas, tak mampu menyembunyikan emosinya. Dengan suara bergetar, ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pemko Medan atas kebijakan yang sangat membantu masyarakat kecil seperti dirinya.

“Pendapatan saya tidak menentu. Kalau dapat uang, itu pun hanya cukup untuk kebutuhan hari itu saja,” ungkap Arifin. “Kalau bisa, program ini jangan berhenti, supaya warga kecil seperti saya bisa terbantu.”

Kiki merupakan satu dari 31 siswa yang ijazahnya ditebus pada hari itu. Sebelumnya, Pemko Medan telah menebus 131 ijazah lainnya dalam program serupa.

Menurut Bayu Ade Utama, staf Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan yang menangani program ini, target penebusan hari itu sebenarnya 108 ijazah. Namun, baru 31 ijazah yang berhasil direalisasikan.

“Mungkin pihak sekolah masih kesulitan menghubungi para siswa. Penebusan hanya bisa dilakukan jika siswa atau orang tua hadir langsung dan terverifikasi dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional,” jelas Bayu.

Di sisi lain, Kepala Sekolah SMP Swasta Al Washliyah IV Medan, Lis Isnur Kanti, mengungkapkan bahwa sejak 2021, terdapat 36 ijazah siswa yang tertahan di sekolah tersebut dengan total tunggakan hampir Rp36 juta.

“Alhamdulillah, hari ini ada empat ijazah siswa kami yang ditebus Pemko Medan,” ujarnya.

Lis menyatakan, pihak sekolah terus berupaya menjalin komunikasi dengan orang tua siswa agar proses penebusan berjalan lancar. Ia menjelaskan bahwa sebagian besar ijazah tertahan akibat tunggakan SPP dan biaya seragam batik.

“Uang SPP kami tidak besar, hanya Rp130 ribu per bulan. Tapi siswa kami kebanyakan dari keluarga menengah ke bawah. Orang tua mereka rata-rata wiraswasta kecil dengan penghasilan pas-pasan,” katanya.

Lis mengapresiasi langkah yang diambil Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang dianggap menunjukkan kepedulian besar terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

“Pak Wali Kota Rico Waas adalah pemimpin muda dengan pemikiran yang maju, terutama dalam bidang pendidikan. Program Tebus Ijazah ini sangat berarti bagi banyak anak-anak yang terhambat masa depannya karena masalah ekonomi,” pungkas Lis.

Program Tebus Ijazah menjadi wujud nyata komitmen Pemko Medan dalam memastikan hak pendidikan seluruh anak tetap terjamin, tanpa hambatan administratif karena faktor biaya. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
PSSI Gelar Program Coach Educator Development untuk Tingkatkan Kualitas Pelatih
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
komentar
beritaTerbaru