Minggu, 12 April 2026

Sekda Sumut Minta Jajaran Diknas Gencarkan Sosialisasi Lima Hari Belajar, Guru Diminta Fokus Mengajar

Jumat, 01 Agustus 2025 09:50 WIB
Sekda Sumut Minta Jajaran Diknas Gencarkan Sosialisasi Lima Hari Belajar, Guru Diminta Fokus Mengajar
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Togap Simangunsong melakukan kunjungan dan silaturahmi dengan Pejabat dan Jajaran Staf ASN ke Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Sumut di Jalan Teuku Cik Ditiro Medan, Jumat (1/8/2025).
Medan (buseronline.com) - Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Togap Simangunsong, meminta jajaran Dinas Pendidikan Sumut untuk terus menggencarkan sosialisasi kebijakan lima hari belajar di sekolah. Menurutnya, kebijakan ini membawa efek ganda yang sangat positif, baik dari sisi pendidikan, sosial, maupun ekonomi masyarakat.

Hal itu disampaikan Togap dalam kunjungan dan silaturahmi bersama jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara di Aula Kantor Dinas Pendidikan, Jalan Cik Ditiro Nomor 1 Medan, Jumat (1/8/2025).

“Kebijakan lima hari belajar bukan sekadar pengurangan waktu belajar, tapi ini adalah bagian dari strategi meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mempererat hubungan anak dan orang tua. Selain itu, dampaknya terasa langsung pada sektor UMKM dan perekonomian informal,” jelas Togap dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, hasil studi di lapangan menunjukkan adanya perbedaan nyata dari sisi ekonomi di daerah-daerah yang telah menerapkan kebijakan ini. Waktu luang yang lebih panjang pada akhir pekan memungkinkan keluarga untuk menghabiskan waktu bersama, termasuk berbelanja dan berwisata, yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Namun, Togap mengakui masih banyak masyarakat yang belum memahami sepenuhnya maksud dan manfaat kebijakan ini. Karena itu, ia menekankan pentingnya sosialisasi berkelanjutan dari seluruh jajaran Dinas Pendidikan, terutama kepada para Kepala Dinas dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan di kabupaten/kota se-Sumut.

“Banyak masyarakat belum melihat dampak nyatanya. Padahal, jika dikomunikasikan dengan baik, kebijakan ini bisa memperkuat sektor pendidikan sekaligus menumbuhkan sektor UMKM dan pariwisata,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Togap juga menyoroti beban administratif yang masih membelenggu para guru. Ia meminta agar guru dibebaskan dari urusan administratif yang berlebihan agar bisa kembali fokus menjalankan tugas utama mereka: mengajar dan mendidik.

“Jangan sampai guru habiskan waktunya untuk urus angka kredit atau laporan administrasi. Kita harus bantu mereka, bisa dengan sistem pendampingan atau penyediaan tenaga administrasi. Tujuannya agar kualitas pembelajaran tetap terjaga,” katanya.

Lebih lanjut, Sekda menyampaikan bahwa program prioritas Dinas Pendidikan Sumut saat ini sudah sejalan dengan program prioritas nasional dan visi-misi Gubernur Sumut dan Wakil Gubernur. Ia mendorong seluruh jajaran pendidikan untuk kompak dan menyukseskan program-program strategis tersebut.

"Visi-misi Bapak Gubernur dalam mewujudkan Kolaborasi Sumut Berkah, termasuk peningkatan kualitas SDM, harus jadi semangat bersama dari level atas hingga bawah," tandas Togap.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Alexander Sinulingga, dalam laporannya menjelaskan berbagai program prioritas yang tengah dijalankan. Fokus utama saat ini adalah peningkatan Angka Partisipasi Murni (APM) dan pelaksanaan program wajib belajar 13 tahun.

“Kami terus memperluas akses pendidikan melalui program SMA Terbuka di 20 sekolah. Targetnya menjangkau sekitar 500 siswa yang putus sekolah,” ujar Alexander.

Ia juga memaparkan program pemerataan mutu pendidikan melalui pembangunan dan pengembangan sekolah unggulan berasrama. Hingga saat ini, ada enam SMA Negeri unggul berasrama yang telah dikembangkan, seperti SMAN 2 Balige, SMAN 1 Raya, SMAN 1 Matauli, dan SMAN 2 Sipirok.

“Selain itu, kami juga mengembangkan 11 SMK Negeri unggulan di wilayah pantai timur, pantai barat, dan kepulauan. Harapannya, sekolah-sekolah ini menjadi pusat pertumbuhan mutu pendidikan di daerah-daerah dengan keterbatasan akses,” tambahnya.

Pertemuan ini turut dihadiri para Kepala Bidang dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan se-Sumut. Mereka menyampaikan komitmen untuk mendukung penuh pelaksanaan program-program prioritas pendidikan yang dicanangkan pemerintah provinsi. (Galung)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
PSSI Gelar Program Coach Educator Development untuk Tingkatkan Kualitas Pelatih
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
komentar
beritaTerbaru