Minggu, 12 April 2026

Sumut Jadi Tuan Rumah Pemanasan Piala Dunia U-17, Bobby Nasution: Bukti Kita Mampu Gelar Laga Internasional

Jumat, 01 Agustus 2025 04:09 WIB
Sumut Jadi Tuan Rumah Pemanasan Piala Dunia U-17, Bobby Nasution: Bukti Kita Mampu Gelar Laga Internasional
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengikuti rapat virtual bersama PSSI membahas persiapan Piala Kemerdekaan 2025 dari Kabupaten Karo, Kamis (31/7/2025). (Dok/Diskominfo Sumut)
Karo (buseronline.com) - Untuk pertama kalinya dalam sejarah, laga Tim Nasional (Timnas) sepak bola Indonesia akan digelar di luar Pulau Jawa, tepatnya di Sumatera Utara (Sumut). Provinsi ini didaulat menjadi tuan rumah laga pemanasan menuju Piala Dunia U-17, melalui turnamen bertajuk Piala Kemerdekaan 2025 yang akan berlangsung pada Agustus 2025 di Stadion Utama Sumut, Deliserdang.

Gubernur Sumut Bobby Nasution menyambut kepercayaan ini sebagai momentum penting sekaligus pembuktian bahwa Sumatera Utara mampu menjadi tuan rumah bagi ajang olahraga internasional. Hal itu ia sampaikan saat mengikuti rapat virtual dengan jajaran PSSI dari Kabupaten Karo, Kamis.

"Ini kesempatan luar biasa bagi masyarakat Sumut untuk langsung menyaksikan Timnas bermain. Kami akan beri dukungan penuh dan berkomitmen agar event ini berjalan sukses. Ini juga menjadi pembuktian bahwa Sumut bisa menyelenggarakan event internasional," ujar Bobby.

Bobby menambahkan, selain dari sisi sportivitas, penyelenggaraan turnamen ini juga akan berdampak positif terhadap perekonomian lokal dan membuka peluang bagi Sumut untuk menjadi tuan rumah event-event nasional bahkan internasional ke depan.

"Event internasional tentu akan mendatangkan pengunjung dari dalam dan luar negeri. Ini akan mendorong geliat ekonomi dan menjadi pembelajaran penting bagi kami dalam penyelenggaraan kegiatan berskala global," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menjelaskan, penunjukan Sumut sebagai lokasi pertandingan merupakan bentuk nyata dari komitmen PSSI untuk mendistribusikan aktivitas Timnas ke seluruh penjuru Indonesia dan tidak lagi terpusat di Jawa.

"Kami ingin menghilangkan kesan Jawa-sentris. Turnamen ini juga menjadi bentuk apresiasi atas upaya perbaikan infrastruktur stadion yang dilakukan oleh pemerintah daerah," kata Erick dalam konferensi pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Erick mengungkapkan, hingga kini sudah ada dua negara peserta Piala Dunia U-17 yang mengonfirmasi keikutsertaannya dalam Piala Kemerdekaan 2025, yaitu Afrika Selatan U-17 dan Tajikistan U-17. Sementara satu slot lainnya masih dalam penjajakan, dengan harapan diisi oleh negara dari Amerika Selatan.

"Kehadiran tim-tim peserta Piala Dunia U-17 di turnamen ini akan memberikan pengalaman internasional yang berharga bagi skuad Garuda Asia," ujar Erick.

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, turut menegaskan pentingnya pemerataan lokasi pertandingan, terutama karena Sumut telah lama absen menjadi tuan rumah laga internasional.

"Sumut belum pernah menggelar pertandingan internasional dalam 30 sampai 40 tahun terakhir. Turnamen ini menjadi momen penting agar masyarakat di luar Jawa juga bisa merasakan atmosfer pertandingan internasional, meskipun di level usia muda," jelas Arya.

Turnamen ini juga menjadi ajang pemanasan penting bagi Timnas Indonesia U-17 sebelum berlaga di Piala Dunia U-17 2025 yang akan digelar di Qatar. PSSI berharap partisipasi dalam Piala Kemerdekaan akan memperkuat persiapan teknis dan mental tim muda Indonesia menghadapi persaingan global. (R)
Editor
: Nicolas Simanjuntak
beritaTerkait
PSSI Gelar Program Coach Educator Development untuk Tingkatkan Kualitas Pelatih
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
komentar
beritaTerbaru