Senin, 06 April 2026

Dukung UMKM, Gubernur Bobby Gratiskan Cicilan Kredit Setahun di Festival Kemudahan Usaha Mikro

Dirgahayu Ginting - Minggu, 27 Juli 2025 12:08 WIB
Dukung UMKM, Gubernur Bobby Gratiskan Cicilan Kredit Setahun di Festival Kemudahan Usaha Mikro
Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Menteri UMKM Maman Abdurrahman menghadiri Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro di Perkampungan Pemuda HKBP Jetun Silangit, Desa Pohan Tonga, Kecamatan Siborong-borong, Kabupaten Tapanuli Utara
Tapanuli Utara (buseronline.com) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, memberikan hadiah istimewa kepada lima pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berupa pembebasan cicilan kredit usaha selama satu tahun. Hadiah ini diberikan sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelaku usaha mikro dalam rangka Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro.

Kegiatan yang digelar pada Jumat ini berlangsung di Perkampungan Pemuda HKBP Jetun Silangit, Desa Pohan Tonga, Kecamatan Siborong-borong, Kabupaten Tapanuli Utara. Festival ini dihadiri oleh lebih dari 1.200 pelaku UMKM dan menjadi wadah kolaboratif antara pelaku usaha, pemerintah, serta berbagai lembaga keuangan.

Kelima penerima hadiah tersebut adalah Kristo Sinaga, Monalisa Hutasoit, Makmur Sianipar, Juliner Sihombing, dan Santi Farida Hutabarat. Mereka merupakan pelaku UMKM di sektor kuliner dan kerajinan, seperti pembuat ombus-ombus dan penenun ulos.

“Tadi ada lima pelaku UMKM yang kita beri hadiah cicilan usaha kredit gratis selama satu tahun. Ini bentuk dukungan kita terhadap semangat mereka membangun ekonomi dari bawah,” kata Bobby Nasution dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Gubernur menyampaikan bahwa Provinsi Sumut memiliki sekitar 870 ribu pelaku UMKM. Namun, baru 3 persen di antaranya yang telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), 7,7 persen mengakses pembiayaan, 19 persen menggunakan teknologi dalam usahanya, dan hanya 4 persen yang sudah masuk ke pasar digital.

“Ini jadi pembelajaran besar bagi kami. Presiden menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen. Sebagai provinsi terbesar keempat, Sumut juga harus berkontribusi besar dalam mendukung target nasional ini,” ujarnya.

Bobby menambahkan, Sumut menargetkan capaian investasi sebesar Rp56 T per tahun. Ia optimistis sektor UMKM akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pencapaian tersebut.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM, Maman Abdurrahman, yang turut hadir dalam kegiatan ini, mengatakan bahwa Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro adalah respon konkret terhadap tantangan yang dihadapi pelaku UMKM, khususnya dalam hal perizinan.

“Acara ini menjawab aspirasi pelaku UMKM yang sering kesulitan dalam proses perizinan. Kementerian kami akan terus mencari solusi, dan kami pastikan kolaborasi antar kementerian ditingkatkan untuk mempermudah perizinan,” kata Maman.

Ia juga menegaskan bahwa Presiden telah menginstruksikan agar tidak ada lagi ego sektoral dalam mendukung UMKM, dan semua kementerian harus bersinergi dalam menciptakan ekosistem usaha yang kondusif.

Festival ini turut dihadiri oleh Menteri Hukum dan HAM Supratman Andi Agtas, Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, pimpinan BUMN dan BUMD, serta pimpinan perangkat daerah dari Provinsi Sumut dan Kabupaten Taput.

Berbagai kegiatan mewarnai festival ini, mulai dari pameran produk UMKM, promosi layanan keuangan dari bank nasional dan daerah seperti Bank Sumut, BRI, Mandiri, BNI, hingga layanan dari Jamkrindo, Askrindo, dan BPJS Ketenagakerjaan.

Festival ini menjadi bukti nyata komitmen bersama untuk mendorong pertumbuhan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah dan nasional. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru