Selasa, 07 April 2026

215 Koperasi Merah Putih Diluncurkan Bupati Masinton di Tapteng

Dirgahayu Ginting - Rabu, 23 Juli 2025 12:10 WIB
215 Koperasi Merah Putih Diluncurkan Bupati Masinton di Tapteng
Bupati Masinton (kiri) memberikan bimbingan usai peluncuran 215 Koperasi Desa/Kelurahan di Gedung Serbaguna Pandan, Senin (21/7/2025). (Dok/Diskominfo)
Tapteng (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah resmi meluncurkan 215 Koperasi Merah Putih, Senin. Peluncuran tersebut menjadi bagian dari peresmian serentak 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Indonesia yang dilakukan secara virtual oleh Presiden RI Prabowo Subianto dari Klaten, Jawa Tengah.

Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu mengikuti peluncuran nasional itu bersama unsur Forkopimda, Sekda, OPD, Camat, dan sejumlah tokoh masyarakat melalui Zoom Meeting yang digelar di GOR Serbaguna Pandan.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa koperasi menjadi pilar penting dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian ekonomi rakyat. Koperasi Merah Putih, menurutnya, merupakan salah satu langkah strategis dalam menciptakan pemerataan kesejahteraan di tingkat desa dan kelurahan.

“Saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meluncurkan kelembagaan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Ini adalah langkah besar menuju kemandirian ekonomi bangsa,” ujar Presiden dalam amanat virtualnya.

Menindaklanjuti peluncuran tersebut, Bupati Masinton menyatakan bahwa seluruh koperasi yang telah dibentuk di Tapanuli Tengah harus mulai menjalankan aktivitas bisnisnya dalam waktu maksimal tiga bulan. Ia juga menginstruksikan agar di setiap kecamatan minimal ada satu koperasi yang dijadikan model percontohan, dengan dukungan p  dari Dinas Koperasi dan UKM.

“Kita buat mock-up koperasi di setiap kecamatan. Disesuaikan dengan potensi lokal, apakah itu pertanian, perikanan, atau UMKM. Pemerintah akan bantu pemberdayaannya secara langsung,” ucap Masinton.

Bupati juga menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang profesional dan transparan agar koperasi dapat bertahan dan memberi manfaat nyata bagi anggotanya dan masyarakat sekitar. Ia mengingatkan para pengurus koperasi agar tidak hanya mengandalkan suntikan dana, namun membangun siklus bisnis yang sehat dan produktif.

“Koperasi ini bukan tempat giliran uang lalu habis. Harus ada proses bisnisnya, mulai dari pemanfaatan modal, pengajuan kredit ke bank, hingga kerja sama dengan bank-bank Himbara seperti BRI, Mandiri, dan BNI,” tegas Masinton.

Ia juga mendorong optimalisasi aset yang terbengkalai, seperti eks gedung KUD, agar bisa dimanfaatkan sebagai kantor atau gudang operasional, sehingga menekan biaya sewa dan mempercepat aktivitas koperasi.

Masinton berharap kehadiran Koperasi Merah Putih dapat menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di Tapanuli Tengah. Ia juga berjanji akan terus memantau dan mengevaluasi kinerja koperasi agar program ini berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Ini bukan hanya seremoni. Kita ingin koperasi ini menjadi tumpuan ekonomi masyarakat desa. Maka harus serius kita kelola dan awasi bersama,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, Asisten Setdakab, Ketua Karang Taruna Tapteng, serta para camat dan perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD).

Dengan peluncuran 215 koperasi tersebut, Pemkab Tapanuli Tengah resmi menjadi bagian dari gerakan nasional pemberdayaan ekonomi rakyat berbasis kelembagaan koperasi yang digaungkan pemerintah pusat. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru