Senin, 06 April 2026

Wabup Toba Ajak ASN Sosialisasikan Bahaya Cuaca Ekstrem Usai Rakor Lintas OPD

Administrator - Senin, 21 Juli 2025 06:11 WIB
Wabup Toba Ajak ASN Sosialisasikan Bahaya Cuaca Ekstrem Usai Rakor Lintas OPD
Wakil Bupati Toba Audi Murphy Sitorus SH MSi saat memimpin apel pagi di halaman kantor Bupati, Senin (21/07/2025).
Balige (buseronline.com) - Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O Sitorus SH MSi mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Toba untuk aktif menyampaikan imbauan kepada masyarakat terkait bahaya cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah tersebut.

Ajakan ini disampaikan saat dirinya menjadi pembina apel gabungan di halaman Kantor Bupati Toba pada Senin, sehari setelah dilaksanakannya Rapat Koordinasi (Rakor) lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) membahas penanganan dampak musim kemarau panjang.

“Kemarin kita sudah Rakor lintas OPD terkait penanggulangan kemarau panjang. Salah satunya adalah menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran baik di luar rumah maupun di perladangan,” ujar Audi Murphy di hadapan para ASN.

Ia menekankan bahwa bahaya kebakaran dan potensi krisis pangan harus menjadi perhatian bersama. Pemerintah, kata dia, tidak bisa bekerja sendiri tanpa keterlibatan aktif masyarakat dan peran serta ASN dalam memberikan edukasi.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati juga menyoroti kondisi kesehatan petugas pemadam kebakaran yang mulai menurun akibat intensitas kerja yang tinggi. Berdasarkan laporan dari Dinas Kesehatan, sejumlah petugas mengalami kenaikan tensi darah dan gangguan pernapasan.

“Kita lihat perjuangan teman-teman kita yang berjuang 24 jam untuk memadamkan api. Sekarang kondisi kesehatan mereka sudah mulai menurun. Atas laporan Dinas Kesehatan, tensi mereka sudah mulai naik dan mulai ada gangguan pernapasan,” tambahnya dengan nada prihatin.

Kemarau panjang juga mulai berdampak terhadap persediaan pangan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Toba pun telah menyiapkan sejumlah strategi mitigasi, termasuk penundaan penyaluran bantuan pangan beras dari Bulog ke bulan November atau Desember, serta penyelenggaraan pasar murah.

Namun, Wakil Bupati mengingatkan agar pelaksanaan pasar murah dilakukan secara selektif dan tepat sasaran, menyusul adanya kritik dari masyarakat.

“Pasar murah harus lebih selektif. Jangan sembarang orang bisa membeli 9 bahan pokok itu. Kalau orang kaya juga bisa beli, enggak ada gunanya pasar murah. Harus benar-benar tepat sasaran,” tegasnya.

Dengan kolaborasi lintas sektor dan dukungan ASN, Pemkab Toba berharap penanganan dampak cuaca ekstrem, baik dari sisi kesehatan, kebakaran, maupun ketahanan pangan, dapat berjalan lebih efektif. (Galung)
Editor
: Administrator
beritaTerkait
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
Alumni Pejuang Digital Dilepas Wapres dan Mendikdasmen, Beasiswa Negara Kembali ke Rakyat
Revitalisasi 19 Sekolah di Karangasem Selesai, Kemendikdasmen Tegaskan Keberlanjutan Program
Perkuat Posisi Jateng sebagai Pusat Batik Nasional, Nawal Yasin Ajak Pengrajin Berinovasi
Nawal Yasin Kunjungi Kampung Singkong Salatiga, Tekankan Inovasi UMKM Lokal
komentar
beritaTerbaru