Selasa, 07 April 2026

Lima Hari Sekolah Dimulai Tahun Ini, Gubernur Sumut Bobby Soroti Keterlibatan Orang Tua

GY Simanjuntak MSi - Sabtu, 05 Juli 2025 07:21 WIB
Lima Hari Sekolah Dimulai Tahun Ini, Gubernur Sumut Bobby Soroti Keterlibatan Orang Tua
Gubernur Sumut M Bobby Afif Nasution membuka acara FGD penetapan 5 Hari Sekolah di Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Kamis (3/7/2025). (Dok/Diskominfo Sumut)
Medan (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan mulai menerapkan kebijakan lima hari sekolah pada tahun ajaran baru 2025. Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menegaskan pentingnya keterlibatan orang tua dalam pelaksanaan program tersebut, terutama dalam membentuk karakter anak di luar lingkungan sekolah.

Hal ini disampaikan Bobby dalam Focus Group Discussion (FGD) penerapan lima hari sekolah yang digelar di Aula Raja Inal Siregar (RIS), Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Kamis.

“Dengan diberlakukannya lima hari sekolah, kami menginginkan ada satu sampai dua hari di mana peran orang tua lebih intensif. Jangan sampai waktu luang yang tercipta justru terisi sepenuhnya dengan bimbingan belajar. Peran keluarga sangat penting dalam pendidikan karakter anak,” tegas Bobby.

Ia juga mendorong agar para bupati dan wali kota di Sumatera Utara turut mengkaji penerapan lima hari sekolah di jenjang SD dan SMP yang berada di bawah kewenangan pemerintah kabupaten/kota. Sementara itu, Pemprov Sumut hanya mengatur jenjang SMA, SMK, dan SLB.

“Kalau bisa dikaji juga oleh pemerintah daerah masing-masing, apakah sistem lima hari sekolah ini dapat diterapkan dari tingkat SD hingga SMP, dan bagaimana dampaknya. Kita harus melihat manfaat secara menyeluruh,” ujarnya.

Di samping itu, Bobby turut menyoroti program sekolah gratis yang tengah dipersiapkan Pemprov Sumut. Ia meminta Dinas Pendidikan Sumut untuk segera merealisasikan kebijakan tersebut, sejalan dengan visi dan misi Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam memperluas akses pendidikan yang merata.

“Program sekolah gratis harus segera kita jalankan. Ini juga merupakan bagian dari kebijakan nasional untuk memperkuat pendidikan dasar dan menengah,” ujarnya.

Selain dua program tersebut, Bobby juga mengumumkan rencana pembangunan sekolah unggulan di Kepulauan Nias dan wilayah lainnya di Sumut. Pemprov menargetkan pembangunan lima sekolah unggulan dalam lima tahun ke depan.

“Target kami lima sekolah unggulan, satu sekolah dibangun setiap tahun. Mudah-mudahan target ini bisa tercapai dan berdampak besar bagi kemajuan pendidikan di Sumatera Utara,” katanya.

Program lima hari sekolah pun mendapat sambutan positif dari sejumlah pihak. Salah satunya dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut, Erni Ariyanti, yang menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan tersebut.

“Pada prinsipnya kami di DPRD Sumut mendukung setiap program yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah ini,” tutur Erni.

Sebagai bentuk keseriusan, Dinas Pendidikan Sumut telah melakukan berbagai persiapan. Mulai dari penyusunan kajian akademik, pelaksanaan diskusi internal dan lintas bidang, sosialisasi kepada sekolah, siswa, dan orang tua, hingga pengembangan sistem pelaporan serta pemantauan implementasi kebijakan.

FGD tersebut turut dihadiri oleh bupati dan wali kota dari berbagai daerah di Sumut, perwakilan kementerian terkait, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sumut, akademisi, rektor perguruan tinggi negeri dan swasta, pimpinan yayasan pendidikan, tokoh masyarakat, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Melalui sinergi lintas sektor, Pemprov Sumut berharap penerapan lima hari sekolah dapat berjalan efektif, meningkatkan kualitas pendidikan, dan memperkuat peran keluarga dalam membentuk karakter generasi muda. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru