Selasa, 07 April 2026

Pesantren: Tempat Autentik Menanamkan Karakter Anak Sejak Dini

GY Simanjuntak MSi - Selasa, 25 Maret 2025 09:59 WIB
Pesantren: Tempat Autentik Menanamkan Karakter Anak Sejak Dini
Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan, saat memberikan sambutan dalam acara buka puasa bersama dan penggalangan dana wakaf pembangunan kamar mandi santriwati di Masjid Ponpes Mawaridussalam, Kecamatan Batang Kuis, Jumat (21/3/2025). (Dok/Diskominfo
Batang Kuis (buseronline.com) - Pondok pesantren (Ponpes) memiliki peran krusial dalam membina karakter anak sejak dini, terutama di tengah tantangan zaman dan maraknya aktivitas negatif di luar lingkungan pendidikan. Hal ini disampaikan Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan, saat menghadiri buka puasa bersama di Ponpes Mawaridussalam, Kecamatan Batang Kuis, pada Jumat.

Dalam acara yang dihadiri sekitar 6.000 jemaah, Bupati menekankan bahwa Ponpes merupakan tempat autentik dalam membangun karakter dan moral generasi muda. Oleh karena itu, ia berencana untuk menginisiasi Peraturan Daerah (Perda) tentang Pondok Pesantren di Kabupaten Deliserdang guna memperkuat peran lembaga pendidikan Islam tersebut.

"Saya ingin memastikan bahwa pesantren di Deli Serdang mendapatkan perhatian yang layak dan terus berkembang dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia," ujar Bupati.

Dalam sambutannya, Bupati Asri Ludin Tambunan juga mengenang hubungan baik keluarganya dengan Ponpes Mawaridussalam yang telah terjalin sejak tahun 2010.

"Almarhum orang tua saya, H Amri Tambunan, memiliki hubungan dekat dengan Ponpes ini. Saya berkomitmen untuk melanjutkan hubungan yang sudah terjalin lama ini," kenangnya.

Sementara itu, Wakil Pimpinan Ponpes Mawaridussalam, KH Basron Sudarmanto, mengungkapkan bahwa buka puasa bersama merupakan agenda rutin tahunan yang selalu dilaksanakan dengan wali santri dan para undangan lainnya.

"Semoga Allah memberikan keberkahan bagi Ponpes ini dan semua yang hadir di sini," tuturnya.

Ia juga mengapresiasi para santri yang dengan sabar menunggu penjemputan kepulangan mereka setelah acara berlangsung. "Semoga perjalanan pulang mereka lancar dan selamat sampai tujuan," tambahnya.

Acara ini juga dirangkaikan dengan penggalangan dana wakaf pembangunan kamar mandi santriwati di masjid Ponpes Mawaridussalam. Setelah itu, kegiatan ditutup dengan tausyiah oleh Prof Dr H M Syukri Albani Nasution MA, serta salat Maghrib berjemaah.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Utara, Khoirul Muttaqien, pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang, Sekretaris MUI Sumatera Utara, Drs H M Hatta Siregar SH MSi, Ketua MUI Deliserdang, KH Amir Panatagama SPdI, serta Plt Camat Batang Kuis, Beni Haryanto Tambunan SSTP MSP, dan sejumlah tokoh lainnya.

Dengan adanya inisiatif Perda tentang Pondok Pesantren, diharapkan keberadaan pesantren di Deliserdang semakin mendapat dukungan dalam mencetak generasi muda yang berkarakter dan berakhlak mulia. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru